Berhadiah Rp 1 Miliar, Kompetisi Bunga Internasional Ajak Masyarakat Melestarikan Lingkungan Bali

Saya minta masyarakat yang ikut kompetisi ini tidak hanya fokus pada hadiahnya saja, tapi mari fokus untuk menata lingkungan rumah

Berhadiah Rp 1 Miliar, Kompetisi Bunga Internasional Ajak Masyarakat Melestarikan Lingkungan Bali
Tribun Bali/I Wayan Sui Suadnyana
Dari kanan ke kiri, Pendiri Yayasan Kompetisi Bunga Internasional dan Eksistensi Lebah Nir Peretz, Wakil Gubernur (Wagub) Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati (Cok Ace) dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Bali I Made Teja melakukan konferensi pers mengenai International Flower Competition di Ruang Rapat Praja Sabha Kantor Gubernur Bali, Selasa (3/12/2019) 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Bali untuk kedua kalinya menjadi tempat untuk menyelenggarakan Kompetisi Bunga Internasional atau International Flower Competition.

International Flower Competition yang diselenggarakan oleh Yayasan Kompetisi Bunga Internasional dan Eksistensi Lebah ini berhadiah total senilai Rp 1 miliar.

Pendiri Yayasan Kompetisi Bunga Internasional dan Eksistensi Lebah Nir Peretz mengatakan gagasan diadakannya kompetisi ini berawal dari keprihatinan terhadap tingginya sampah plastik di Bali.

"Tingginya sampah plastik ini akan semakin mengkhawatirkan jika tidak dibatasi penggunaannya di masyarakat," kata dia saat melakukan konferensi pers di Ruang Rapat Praja Sabha Kantor Gubernur Bali, Selasa (3/12/2019).

Dalam konferensi pers bersama Wakil Gubernur (Wagub) Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati (Cok Ace) dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Bali I Made Teja itu dirinya berharap masyarakat bisa menghijaukan, mempercantik, serta memperindah Pulau Dewata.

Antisipasi Hujan Ekstrem, BPBD Jembrana Pangkas Pohon Lapuk di Jalanan

Singaraja Diprediksi Alami Hujan Ringan, Suhu di Denpasar Malah Tebus 35 Derajat Celcius

Tinggi Gelombang Laut di Selat Bali Capai 2 Meter, 4 Perairan Bali Berpotensi Alami Gelombang Tinggi

Hal itu bisa dimulai dari hal kecil, yaitu dengan menanam dan merawat bunga hingga menjadikannnya sebuah taman bunga kecil nan asri.

Dijelaskan, bahwa kompetisi ini adalah yang pertama di Indonesia dan kali ini dilakukan dengan cara yang berbeda dari sebelumnya.

Peretz mengatakan bahwa pada kompetisi kedua ini akan diadakan dua kompetisi berbeda yakni kategori Sekolah Dasar (SD) dan katagori umum (Perorangan).

“Dengan bekerjasama dengan Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Bali sebagai leading sektor kami akan mengirim surat ke Kabupaten/Kota di Bali agar menginformasikan hal ini kepada masyarakat dan sekolah dasar yang ada di masing-masing Kabupaten," tuturnya.

Untuk itu ia berharap kompetisi tersebut membawa pengaruh positif bagi bumi khususnya dapat menumbuhkan rasa peduli lingkungan di kalangan masyarakat.

Halaman
12
Penulis: I Wayan Sui Suadnyana
Editor: Meika Pestaria Tumanggor
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved