Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Bali Paradise

Nusa Penida Peringkat Pertama Destinasi Backpacker Terbaik 2020

Nusa Penida yang masuk wilayah Kabupaten Klungkung, Bali, dinyatakan Hostelworld sebagai destinasi backpacker nomor satu tahun 2020

Tayang:
Penulis: AA Seri Kusniarti | Editor: Irma Budiarti
Tribun Bali/AA Seri Kusniarti
Turis saat berfoto di Kelingking Beach, Nusa Penida, Klungkung, Bali, beberapa waktu lalu. Nusa Penida Peringkat Pertama Destinasi Backpacker Terbaik 2020 

Nusa Penida Peringkat Pertama Destinasi Backpacker Terbaik 2020

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Bali tak hanya terkenal karena Kuta, Ubud, Sanur, dan wilayah lainnya yang mengundang decak kagum wisatawan.

Namun pulau Nusa Penida, Nusa Lembongan, hingga Nusa Ceningan, juga menjadi harta karun bagi Pulau Dewata. 

Bahkan, Nusa Penida yang masuk wilayah Kabupaten Klungkung, Bali, dinyatakan Hostelworld sebagai destinasi backpacker nomor satu tahun 2020.

Platform pemesanan hostel online basis Dublin, Irlandia ini, mengungkapkan pemesanan akomodasi di Nusa Penida mengalami peningkatan dari wisman Inggris sebesar 610 persen dalam setahun terakhir. 

Dikutip dari siaran pers Hostelworld, pesona Nusa Penida adalah Kelingking Beach dengan tebing berbentuk mirip Tyrannosaurus Rex. 

Hostelworld juga berfokus pada ritme kehidupan pulau yang santai, cocok bagi para backpacker.

Kelingking Beach merupakan satu di antara ikon wisata Nusa Penida.

Surga tersembunyi ini terletak di Dusun Karang Rawa, Desa Bunga Mekar, Nusa Penida, Bali. 

Ini Aset Kekayaan Dirut Garuda I Gusti Ngurah Ashkara Danadiputra yang Dipecat Erick Thohir

Raih Medali Emas SEA Games Saat Ayah Berpulang, Edgar: Sedih, Papa Tak Bisa Nonton Saya Tanding

Tribunners bisa ke Nusa Penida dengan menaiki boat dari Sanur atau Kusamba, Klungkung

“Harga tiketnya beda, kalau dari Sanur itu sekitar Rp 75 ribu sekali berangkat, kalau dari Klungkung sekitar Rp 50 ribu,” ujar Dora, seorang pengunjung asal Karangasem, kepada Tribun Bali, Kamis (5/12/2019).

Tiket masuk untuk wisatawan lokal dibanderol sekitar Rp 10 ribu, sedangkan wisman Rp 25 ribu. 

Untuk mendapatkan Pantai Kelingking ini, turis harus menuruni anak tangga yang cukup curam. 

Untuk itu, warga membangun jalan setapak, dengan kayu pegangan agar turis tak terpeleset. 

Walau demikian, banyak yang tetap turun dan ingin menikmati pantai tersembunyi ini.

Ombaknya yang besar, tidak disarankan bagi yang tidak bisa berenang. 

Turis bisa berada di pinggir pantai, dan menikmati panorama laut dengan tenang dan nyaman.

 Jika lelah, di atas dekat lokasi parkir telah banyak warung dibuka dan menjajakan minuman segar seperti es kepala muda.

 Selain Kelingking Beach ini, ada pula destinasi viral lainnya di Nusa Penida yakni Angel’s Billabong, Broken Beach, Pasih Andus, Crystal Bay, Atuh, Diamond Beach, Bukit Teletubbies, mata air Tembeling, dan hamparan pantai di sekitar pelabuhan yang masih bersih dan asri. 

Selebgram Desy Nurhakiki Meninggal Dunia Karena Serangan Jantung, Kejang-kejang di Mobil

Kontrak Ricky Fajrin di Bali United Segera Tuntas, Klub Malaysia dan Thailand Jalin Komunikasi

Sewa motor di Nusa Penida berkisar mulai Rp 50 ribu per hari. Sedangkan sewa penginapan mulai Rp 100 ribu per hari. 

Menanggapi ihwal Nusa Penida, yang mendapatkan peringkat nomor satu sebagai destinasi backpacker 2020. 

Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Badung, sangat mengapresiasi ini. 

Ketua PHRI Badung, I Gusti Agung Ngurah Rai Suryawijaya, mengatakan wisata minat khusus, seperti backpacker ini penting dijaga dan dikembangkan ke depan, selain wisata minat khusus Mice di Bali.

 “Bagus lah, minimal ada pemilihan minat khusus untuk para backpacker ini. Sebab turis backpacker bukan hanya orang dengan spending pas-pasan, tapi banyak juga orang berduit sebagai backpacker,” katanya kepada Tribun Bali, Kamis (5/12/2019).

Ia mengatakan, Nusa Penida sejak lama memang telah berkembang sebagai destinasi wisata.

Apalagi alamnya yang indah dan menarik, serta masih asri dan jauh dari polusi. 

Rai, sapaan akrabnya, mengatakan Nusa Penida sangat bagus dikembangkan menjadi community based tourism. 

Sehingga mampu mempertahankan adat budaya, dan alam serta wisata bahari yang luar biasa di sana.

Perjalanan Karier Ari Ashkara yang Dipecat dari Jabatan Dirut Garuda Indonesia

4 Kader Golkar Bali Berpeluang Masuk Kabinet Airlangga, Ada Demer, Gus Adhi, Dewa Nida dan Geredeg

“Saya rasa tidak perlu lah di Nusa Penida dibangun hotel berbintang, biarkan saja homestay milik warga lokal berkembang di sana,” katanya. 

Sehingga mampu memberikan kontribusi ekonomi bagi warga lokal, dan menyediakan lapangan pekerjaan bagi generasi muda asli Nusa Penida.

“Jadi anak mudanya gak perlu kerja ke Kuta, Badung, cukup kerja di sana,” imbuhnya. 

Intinya, kata dia, pemilik homestay agar tetap menjaga kualitas, kenyamanan, dan keamanan agar turis betah menginap lama.

“Kalau turis mau tinggal di hotel berbintang, kan bisa tinggal di Sanur, Kuta, dan Nusa Dua. Nanti tinggal nyeberang ke Nusa Penida. Jadi sinergi dan semua dapat bagiannya,” jelas Ketua BPPD Badung ini. 

Sebab jika dibangun hotel mewah berbintang di Nusa Penida, maka lambat laun akan mematikan homestay yang ada di sana.

Apalagi wilayah Nusa Penida tidak terlalu besar, dan jaraknya dengan pulau utama (Bali) tidak terlalu jauh. 

“Jadi biarkan saja Nusa Penida seperti itu, dengan konsep community based tourism akan lebih indah dan elok,” tegasnya.

Ia pun berharap pemerintah daerah memproteksi hal ini. 

(*)

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved