Truk Menumpuk di Pelabuhan Padangbai, Perlu 4 Hari Antre untuk Masuk Kapal

Barang-barang yang akan menyebarang ke Nusa Penida, harus antre sampai 4 hari lamanya untuk bisa tembus ke dalam kapal.

Truk Menumpuk di Pelabuhan Padangbai, Perlu 4 Hari Antre untuk Masuk Kapal
rri.co.id
Kapal Roro Nusa Jaya Abadi beberapa waktu lalu dalam penyeberangan ke Nusa Penida. 

TRIBUN-BALI.COM, KLUNGKUNG - Penyebarangan kapal roll on roll off (roro) KMP Nusa Jaya Abadi dari Pelabuhan Padangbai ke Karangasem-Nusa Penida, Klungkung kian krodit.

Kapal Roro pun masih kewalahan melayani penyeberangan barang.

Bahkan-barang yang akan menyebarang ke Nusa Penida, harus antre sampai 4 hari lamanya untuk bisa tembus ke dalam kapal. 

"Barang material proyek mengalami peningkatan. Karena memang banyak pembangunan di Nusa Penida, bisa proyek dari swasta maupun pemerintah," ujar Kadis Perhubungan Klungkung I Nyoman Sucitra, Jumat (6/12/2019).

Jelang tutup tahun, para rekanan mengejar waktu agar pengerjaan tidak sampai lewat tahun.

Sehingga material pun harus segera diseberangkan ke Nusa Penida.

Kondisi itu, membuat Dinas Perhubungan Klungkung lebih selektif dalam memberikan skala prioritas terhadap barang-barang yang akan diseberangkan ke Nusa Penida. 

Sepasang Burung Hantu Ini Khusus Didatangkan untuk Halau Tikus-tikus di Klungkung

Pelaku Pencurian di Tabanan Ini Habiskan Uang Curian untuk Judi, Sisanya untuk Istri Muda dan Tua

"Jika untuk proyek, kami lihat dulu seperti apa urgensinya. Makanya bisa empat hari baru dapat jadwal nyeberang,” ungkapnya.

Menurut Sucitra, pihaknya lebih memprioritaskan penyebrangan kebutuhan pokok (sembako).

Antrean barang tersebut disebabkan karena KMP Nusa Jaya Abadi saat ini hanya mendapatkan izin sekali penyeberangan ke Nusa Penida.

Termasuk tambahan lima kali penyeberangan dalam seminggu. 

Jumlah itu pun masih tidak sebanding dengan jumlah barang yang akan disebrangkan ke Nusa Penida.

Sementara untuk jadwal kapal LCT biasa melayani penyebarangan barang ke Nusa Penida, juga masih kewalahan melayani penyeberangan barang.

Belum lagi salah satu kapal jadwal docking, sehingga antrean semakin menumpuk di kawasan pelabuhan. (*)

Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Huda Miftachul Huda
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved