Skandal Penyelundupan Harley di Pesawat Garuda & Bantahan Iis Dahlia Soal Keterlibatan Suaminya

pengakuan dari pedangdut Iis Dahlia bawa sang suami, Satria Dewandono adalah pilot yang menerbangkan pesawat Garuda Indonesia.

instagram@iisdahlia
Pedangdut Iis Dahlia dan suaminya yang berprofesi sebagai pilot pesawat. 

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA - Terbongkarnya penyelundupan onderdil sepeda motor dan sepeda Brompton di pesawat Garuda Indonesia dari Prancis tujuan Jakarta oleh Bea Cukai menguak sejumlah fakta baru.

Selain berujung pemecatan Direktur Utama Garuda Indonesia Ari Askhara oleh Menteri BUMN Erick Thohir, sosok pilot pesawat Garuda Indonesia juga tak luput jadi perhatian publik. 

Nah, yang paling menyedot perhatian adalah pengakuan dari pedangdut Iis Dahlia bawa sang suami, Satria Dewandono adalah pilot yang menerbangkan pesawat Garuda Indonesia. 

Dilansir via Kompas.com, pedangdut Iis Dahlia membenarkan bila suaminya, Satria Dewandono yang menerbangkan pesawat Garuda Indonesia ketika bea cukai menemukan sepeda motor Harley dan sepeda Brompton yang diselundupkan dari Perancis ke Jakarta.

Namun, Iis Dahlia yang ditanya-ditanya soal keterlibatan sang suami dari masalah tersebut mengaku lelah.

Pasalnya, Iis telah menjelaskan bahwa sang suami dan dirinya tak punya kapasitas untuk menjawab barang selundupan yang melibatkan nama mantan Direktur Utama (Dirut) Garuda Indonesia, Ari Askhara.

“Jangan ada yang tanya-tanya lagi (soal kasus penyelundupan) lagi ya. Capcay (capek) eike (aku) tuh,” tulis Iis Dahlia dalam Instagram story pribadinya, pada Minggu (8/12/2019).

Sebelumnya, Iis Dahlia mengatakan ada baiknya masalah tersebut langsung ditanyakan kepada pihak terkait.

Menurut Iis Dahlia, dia serta suaminya tidak punya keterkaitan dengan masalah penyelundupan tersebut.

Postingan Instagram stroy Iis Dahlia soal suaminya yang dikaitkan dengan pesawat yang angkut Harley selundupan.
Postingan Instagram stroy Iis Dahlia soal suaminya yang dikaitkan dengan pesawat yang angkut Harley selundupan. (Instagram/Iis Dahlia)

“Namun jika ada yang ingin ditanyakan lebih dari itu silakan menghubungi pihak yang berwenang, dalam hal ini Garuda.

Halaman
1234
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved