Puisi Perpisahan Asmaul Husna, Mahasiswi UIN Makassar yang Tewas Dihabisi Pacarnya dengan Sadis
Piawai menulis puisi, Asmaul Husna mahasiswi Akuntansi Universitas Negeri Alauddin ( UIN) Makassar, tewas secara mengenaskan setelah dihabisi sang
TRIBUN-BALI.COM, MAKASSAR - Piawai menulis puisi, Asmaul Husna mahasiswi Akuntansi Universitas Negeri Alauddin ( UIN) Makassar, tewas secara mengenaskan setelah dihabisi sang kekasih, Ridhoyatul Khaer.
Mahasiswi angkatan 2016 ini juga dikenal aktif sebagai pengurus pers kampus di majalah Forum Kajian Ekonomi Syariah UIN Alauddin Makassar.
Salah satu karya puisi korban diunggah dalam laman Facebook KSEI Forkeis UIN Alauddin Makassar.
Puisi yang ia posting adalah soal perpisahan.
Puisi tersebut diposting saat Asmaul Husna tidak lagi menjabat sebagai KOORDINATOR DEPT. MEDIA DAN JURNALISTIK 2018/2019
Berikut puisi Asmaul Husna.
KOORDINATOR DEPT. MEDIA DAN JURNALISTIK 2018/2019
-
ASMAUL HUSNA
JURUSAN AKUNTANSI 2016
-
Berpuluh kali pergi,
Berjuta kali pun kembali,
Iya, ini rumah bagi kami yang tak memiliki tempat kembali
Iya, ini rumah bagi kami yang tak pernah menemui jalan pulang
Iya, ini rumah dimana orang-orang menyambut kami dengan kehangatan
Walau seringkali beradu mulut,
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/mahasiswi-uin-alauddin-makassar-asmaul-husna.jpg)