Puisi Perpisahan Asmaul Husna, Mahasiswi UIN Makassar yang Tewas Dihabisi Pacarnya dengan Sadis
Piawai menulis puisi, Asmaul Husna mahasiswi Akuntansi Universitas Negeri Alauddin ( UIN) Makassar, tewas secara mengenaskan setelah dihabisi sang
Tayang:
Editor:
Ady Sucipto
Tribun Timur/Sanovra JR
Mahasiswi UIN Alauddin Makassar, Asmaul Husna, ditemukan telah menjadi mayat di kamar di Jl di Perumahan Citra Elok, Kelurahan Tamangapa, Kecamatan Manggala. Tribun Timur/Sanovra JR
Saling melempar ego,
Berderai drama air mata,
Diam bisu tak ada sapa,
Tapi kami tetap keluarga,
Bercerita dipenghujung malam tentang masa lalu dan masa depan saling menghangatkan kembali
Iya, Forkeis rumahku, rumah kami, rumahmu dan rumah kita.
Jika ada benci dihatimu,
Jangan benci Forkeisnya,
Bencilah sifat individunya,
Tapi jangan membenci terlalu lama,
Sebab kita saudara yang tumbuh bersama.
Bukankah makan nasi sepiring bersepuluh sudah biasa kita lakukan?
Maka redupkan bencimu,
Redahkan kecewamu,
Berdamailah,
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/mahasiswi-uin-alauddin-makassar-asmaul-husna.jpg)