Hujan Lebat, Angin Kencang dan Gelombang Tinggi Berpotensi Terjadi di Wilayah Bali
Wilayah Bali nampaknya masih berpotensi mengalami hujan lebat yang disertai dengan petir dan angin kencang.
Penulis: I Wayan Sui Suadnyana | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Laporan Jurnalis Tribun Bali, I Wayan Sui Suadnyana
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Wilayah Bali nampaknya masih berpotensi mengalami hujan lebat yang disertai dengan petir dan angin kencang.
Selain itu, perairan Bali juga masih berpotensi mengalami tinggi gelombang laut yang mencapai dua meter.
Gelombang laut tersebut diprediksi bisa terjadi di empat wilayah perairan Bali, seperti Selat Bali, Selat Badung, Selat Lombok dan Samudera Hindia.
Hal itu berdasarkan peringatan dini yang dikeluarkan oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melalui situsnya di bmkg.go.id.
"Waspadai potensi hujan lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang berdurasi singkat di Bali bagian Barat, Tengah dan Timur serta tinggi gelombang laut yang dapat mencapai 2.0 meter di sekitar Selat Bali bagian Selatan, Selat Badung, Selat Lombok bagian Selatan, dan Samudera Hindia Selatan Bali," tulisnya.
• Anjing Penggigit Bule di Songan Bangli Positif Rabies, 8 Orang Korban Gigitan Harus VAR Lengkap
• Hari Ini Jokowi Tinjau Ibu Kota Baru Pastikan Titik untuk Klaster Pemerintahan
• Disebut-Sebut Menikah, Vanessa Angel Jawab Misteri Sosok Suaminya Berinisial F
Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah III Denpasar juga memprediksi hal yang sama.
Oleh karena itu, BBMKG Denpasar mengimbau kepada nelayan dan pelaku kegiatan wisata bahari untuk mewaspadai ada gelombang laut yang dapat mencapai dua meter atau lebih di sekitar perairan Selatan Bali.
Selain itu, masyarakat juga diimbau agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap dampak bencana seperti angin kencang
secara tiba-tiba, pohon tumbang, kilat/petir, genangan air, banjir dan tanah longsor.
"(Masyarakat) agar selalu memperhatikan Informasi BMKG khususnya peringatan dini cuaca/iklim ekstrem," pintanya.
BBMKG Denpasar menjelaskan cuaca secara umum berawan dan berpotensi hujan ringan hingga lebat secara tidak merata di sebagian besar wilayah Bali.
• BI Optimistis Pertumbuhan Ekonomi Tembus 6 Persen, Peningkatan Kedatangan Wisman Jadi Penopang
• 5 Cara Dan Syarat Turun Kelas BPJS Kesehatan Dengan Program Praktis, Berlaku hingga 30 April 2020
• Sasar Anak-anak di Lereng Gunung Agung Karangasem, Salurkan Bantuan untuk Cegah Malnutrisi
Suhu udaranya berkisar antara 23 sampai 34 derajat Celcius dengan kelembaban udara berkisar antara 54 sampai 97 persen.
Kondisi angin di wilayah Bali umumnya bertiup dari arah Selatan menuju Barat Daya dengan kecepatan berkisar antara 6 sampai 34 kilometer per jam.
Tinggi gelombang laut di Perairan Utara Bali berkisar antara 0,25 sampai 1 meter, di Perairan Selatan Bali, Selat Bali dan Selat Lombok berkisar antara 0,75 hingga 2 meter.
Kondisi ini, dijelaskan BBMKG Denpasar disebabkan oleh sebagian wilayah di Bali bagian Barat, Tengah dan Utara telah memasuki awal musim hujan.
Suhu muka laut di sekitar wilayah Bali berkisar antara 30 samlai 32 derajat Celcius dan massa udara basah terkonsentrasi dari lapisan permukaan hingga lapisan 500 mb (5.800 meter).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/angin-kencang_20180512_153834.jpg)