Sudikerta Minta Dibebaskan, Merasa Ada yang Intervensi dan Kapok ke Dunia Politik Lagi

Dirinya juga berharap agar tidak ada intervensi oleh pihak manapun dalam perkara ini.

Sudikerta Minta Dibebaskan, Merasa Ada yang Intervensi dan Kapok ke  Dunia Politik Lagi
Tribun Bali / I Nyoman Mahayasa
Mantan Wakil Gubernur Bali, I Ketut Sudikerta menjalani sidang tuntutan di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Kamis (12/12/2019),Ia menjalani sidang tuntutan terkait perkara dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU), penggelapan, dan pemalsuan senilai Rp 150 miliar. 

TRIBUN-BALI.COM,DENPASAR - Dalam hitungan hari Mantan Wakil Gubernur Bali, I Ketut Sudikerta bakal ditentukan nasibnya dalam pembacaan vonis di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar.

Sebelum pembacaan vonis oleh hakim yang diperkirakan pada pekan depan, Ketut Sudikerta diberikan kesempatan untuk membacakan pembelaan atas dakwaan yang ditujukan kepadanya.

Kini Mantan Wakil Gubernur Bali, I Ketut Sudikerta akhirnya mengajukan pembelaan tertulis pada persidangan Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Rabu (18/12/2019).

Tidak hanya Sudikerta, tim penasihat hukumnya, Nyoman Darmada dkk juga mengajukan pembelaan tertulis tersendiri.

Pembelaan diajukan Sudikerta dan tim penasihat hukumnya untuk menanggapi tuntutan 15 tahun yang dilayangkan tim jaksa.

Mantan Wagub Bali Sudikerta Dijerat Pasal Pencucian Uang, Ini Lama Ancaman Hukumannya

Pernyataan Sudikerta Mengejutkan, Mengaku Bersalah Terkait Kasus Tanah PT Maspion Rp 150 Miliar

Sebelumnya Sudikerta dinyatakan bersalah melakukan tindak pidana penipuan dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) senilai Rp 150 miliar dengan korbannya, bos PT Maspion Surabaya, Alim Markus. 

Ditemui usai sidang, Sudikerta mengatakan, sebagaimana nota pembelaan yang dibacakan tim penasihat hukum, juga pembelaan pribadinya tidak ada satu pun dakwaan jaksa yang terbukti.

Untuk itu pihaknya meminta agar majelis hakim membebaskan dirinya dari segala dakwaan jaksa.

"Karena saya merasa tidak terbukti. Itu juga tertera dalam pledoi tim PH saya. Saya memohon kepada mejelis hakim membebaskan saya," ucapnya.

Dirinya juga berharap agar tidak ada intervensi oleh pihak manapun dalam perkara ini.

Halaman
12
Penulis: Putu Candra
Editor: Huda Miftachul Huda
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved