Nama Mantan Striker Bali United Ini Paling Banyak Disebut Aremania untuk Dicoret
Sebagai suporter setia Arema FC, Aremania mempunyai pandangan soal pemain mana yang harus dipertahankan dan dicoret
TRIBUNJATIM.COM – Pekan depan musim kompetisi Liga 1 Indonesia 2019 akan berakhir.
Sejumlah klub termasuk pendukung setia mereka kini juga mulai mengevaluasi kinerja para pemainnya, termasuk juga di kubu Arema FC.
Sebagai suporter setia Arema FC, Aremania mempunyai pandangan soal pemain-pemain Arema FC.
Jelang akhir laga Liga 1 2019, Aremania mengungkapkan pemain-pemain Arema FC yang layak dipertahankan dan dicoret.
Aremania memang menjadi salah satu bagian penting dalam klub berjulukan Singo Edan.
Bahkan saking pentingnya Aremania, pada musim depan, manajemen Arema FC berencana akan menggelar agenda bulanan dengan para suporter untuk memperbaiki komunikasi yang dinilai kurang intens musim ini.
• Yabes Tanuri Izinkan Nyalakan Flare Saat Pesta Juara Bali United, Tapi dengan Syarat Ini
• Pelatih Bali United Rekomendasikan Pemain Ini Dipertahankan untuk Musim Liga 1 Indonesia 2020
Aremania juga dinilai menjadi salah satu pihak paling kritis dalam segala hal yang terjadi dalam tim Arema FC, tak terkecuali soal materi pemain musim ini untuk musim depan.
Meski tidak secara keseluruhan, paling tidak pendapat Koordinator Aremania, Awang Karta, Aremania Jalur Gaza, Amin Fals, dan Aremania dari Madiun, Ijas Darma, dapat mewakili penilaian Aremania lainnya dalam menilai penampilan para pemain satu musim ini untuk dipertahankan atau dicoret.
Pemain yang kerap kali diteriakkan namanya agar dicoret dan tidak dipertahankan meskipun kontraknya di Arema FC masih satu musim ialah Sylvano Comvalius.
Penyerang asal Belanda yang pernah menjadi top skor Liga 1 2017 saat di Bali United itu dinilai payah dan tampil tak sesuai ekspektasi Aremania.
Bahkan Sylvano Comvalius dinilai melempem musim ini bersama Arema FC karena sering kali gagal mencetak gol.
Awang Karta memberi masukan pada manajemen untuk wajib mencoret Sylvano Comvalius karena dinilai tidak moncer.
"Coret (Sylvano Comvalius). Cari dan ganti striker petarung yang haus gol," kata Awang Karta kepada TribunJatim.com, Jumat (20/12/2019).
Awang Karta berharap, musim depan, pelatih dan manajemen Arema FC dapat mencari pemain yang benar-benar memiliki kesungguhan untuk membela tim, bukan hanya numpang nama di Arema FC.
"Harapannya agar merekrut pemain yang mempunyai jiwa singa, loyalitas tinggi terhadap klub dan setia pada pelatih kepala, bukan kepada sesama pemain," ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/comvalius-arema-bali-united.jpg)