Tips Sehat untuk Anda
Sering Gonta-ganti Warna Rambut Hingga Rebonding Meningkatkan Risiko Kanker Payudara
Apalagi kalau kamu sering cat rambut juga, itu dapat menyebabkan meningkatnya risiko kanker payudara, lho
Sering Gonta-ganti Warna Rambut Hingga Rebonding Meningkatkan Risiko Kanker Payudara
Laporan Wartawan Grid.ID, Arif Budhi Suryanto
TRIBUN-BALI.COM - Sering Gonta-ganti Warna Rambut Hingga Rebonding Meningkatkan Risiko Kanker Payudara
Rambut adalah mahkota bagi wanita.
Oleh karena itu, rambut menjadi aspek penting yang menunjang penampilan wanita.
Apalagi seiring dengan perkembangan zaman, gaya rambut pun berubah-ubah agar tetap stylist.
Mulai dari dicatok, di-curly, di-rebonding, hingga diwarnai.
Namun mungkin seperti yang sudah kamu ketahui juga, terlalu sering ganti gaya rambut bisa menyebabkan rambut kering, bercabang dan rontok.
Apalagi kalau kamu sering cat rambut juga, itu dapat menyebabkan meningkatnya risiko kanker payudara, lho.
• SEDANG BERLANGSUNG Live Streaming Persib Bandung vs PSM Makassar, Melepas Sang Legenda
• Menikmati Segarnya Kolam Suganing di Susut Bangli
Ya, sebuah penelitian yang dilakukan oleh Institut Kesehatan Nasional telah membuktikannya.
Seperti yang dilansir dari Dailymail, para peneliti telah melakukan observasi pada lebih dari 50 ribu responden selama delapan tahun.
Hasilnya, orang yang mengecat rambutnya secara permanen memiliki risiko terkena kanker payudara 9 persen lebih besar daripada yang tidak mengecat rambut.
Tak hanya itu, orang yang kerap rebonding rambut secara rutin setiap 8 bulan malah memiliki risiko terkena kanker payudara 30 persen lebih besar.
Peneliti menyebut hal ini dikarenakan obat kimia yang digunakan untuk mewarnai dan meluruskan rambut dapat masuk melalui kulit kepala serta asap kimianya dapat terhirup saat pengaplikasian.
• Menjaga Kesehatan Jantung dengan Mengonsumsi Makanan Lezat yang Tidak Membosankan
• Ternyata Meletakkan Kantong Plastik di Kulkas Tidak Baik bagi Kesehatan, Ini yang Harus Dilakukan
Di mana produk pewarna rambut sendiri mengandung sekitar 5 ribu bahan kimia, salah satunya zat karsinogenik atau zat yang dapat memicu sel kanker.
Selain itu, wanita yang menggunakan cat dengan warna gelap cenderung memiliki risiko kanker payudara 60 persen lebih tinggi, dikarenakan konsentrasi zat kimia aktif yang terkandung lebih banyak daripada wanita yang memilik warna terang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/ilustrasi-tren-warna-rambut.jpg)