Natal dan Tahun Baru

Ditjen Hubud Lakukan Tes Urine Acak, Pastikan Crew Pesawat Bebas Narkoba Selama Periode Nataru

- Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan menggelar tes urine secara acak atau random check RUN (Rapid Urine Napza) di sejumlah

Ditjen Hubud Lakukan Tes Urine Acak, Pastikan Crew Pesawat Bebas Narkoba Selama Periode Nataru
Tribun Bali/ Istimewa
Ilustrasi Tes urine

Laporan Wartawan Tribun Bali, Zaenal Nur Arifin

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA - Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan menggelar tes urine secara acak  atau random check RUN (Rapid Urine Napza) di sejumlah bandar udara. 

 
Langkah ini dilakukan untuk memastikan awak penerbangan bebas dari narkotika dan obat-obat terlarang (narkoba) selama bertugas termasuk saat liburan Natal 2019 dan Tahun Baru 2020.

 
Awak penerbangan yang menjalani tes urine terdiri dari pilot, pramugari (Flight Attendant), petugas Flight Operation Officer (FOO) dan petugas  Pemandu Lalu Lintas Penerbangan (ATC).

 
Direktur Jenderal Perhubungan Udara Polana B Pramesti menegaskan, salah satu syarat wajib bagi seluruh awak penerbangan adalah bebas dari narkoba

Kemenhub akan memberi sanksi tegas jika ada awak penerbangan yang terbukti menggunakan narkoba.

Serah Terima Jabatan Dandim 1609/Buleleng, Danrem: Kebutuhan Organisasi dan Pembinaan Jadi Alasan

Inilah Rekam Jejak Karier Shin Tae-yong yang Ditunjuk Jadi Pelatih Baru Timnas Indonesia

Setelah Terapkan E-Parkir, Tahun 2020 Akan Dibangun Parkir Tingkat di Pasar Beringkit

 
"Tidak hanya saat angkutan Nataru, tapi kapan pun mereka akan terbang harus bebas dan bersih dari narkoba. Bersih dan bebas dari Narkoba menjadi syarat mutlak bagi seluruh penyedia jasa layanan penerbangan," kata Polana di Jakarta, Senin (23/12/2019).

Kepala Balai Kesehatan Penerbangan, Sri Murani Ariningsih mengatakan, berdasarkan hasil tes, tidak ada temuan mayor terkait awak penerbangan yang mengunakan obat terlarang.  

“Kami telah melakukan random check RUN (Rapid Urine Napza) di bandar udara Adi Sucipto Yogyakarta, Bandar Udara Juanda Surabaya, Bandar Udara Ngurah Rai Denpasar dan Bandar Udara Hasanuddin Makasar, dan tidak ditemukan awak penerbangan yang menggunakan obat terlarang” ungkap Sri.

Satu Lagi Pencuri yang Membuat Warga di Jembrana Keluarkan Parang Hingga Tombak Ditangkap

Komang Sutrisna, Pemuda Asal Karangasem yang Meninggal di Kapal Pesiar Diaben 27 Desember

Kewajiban bagi awak penerbangan yang bebas dan bersih dari penyalahgunaan dan penggunaan Narkoba diatur dalam CASR atau Civil Aviation Safety Regulation.

Yakni CASR 121.535 tentang Pemeriksaan Medis untuk Pilot, Kru Kabin, dan engineer sebelum melakukan tugas, CASR 91.17 tentang Alkohol Atau Narkoba, dan CASR 61.15 tentang Pelanggaran yang Melibatkan Alkohol atau Narkoba.(*)

Penulis: Zaenal Nur Arifin
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved