Parade Budaya Bali United Juara
Jadwal Acara Parade Bali United Juara Hari Ini, Dimulai Dari Rumah Dinas Gubernur Bali
Puluhan ribu fans Bali United turun ke lapangan Stadion Dipta Gianyar saat pertandingan Bali United vs Madura United berakhir.
Penulis: Widyartha Suryawan | Editor: Eviera Paramita Sandi
Dari tahun 2001 sampai 2006, tim ini bermain di divisi pertama sebelum promosi ke Liga Super Indonesia (LSI).
Pieter Tanuri membeli Putra Samarinda dari H Harbiansyah Hanafiah kemudian menjadikannya Bali United Pusam dan mulai bermarkas di Bali sejak tahun 2014.
Kenapa Tanuri memilih Bali sebagai home base? Bukan di Samarinda?
“Pilihan Bali karena kami contek dari Manchester. Di sana berawal dari kota tekstil sekarang jadi kota wisata, musik, dan sepakbola. Saya berpikir Indonesia bisa kayak gini gak? Akhirnya Bandung dipilih karena mirip. Karena ada konveksi, industri, musik, seniman, dan bola. Kota model lain Indonésia yang sama yakni Bali. Nama Bali sangat terkenal di dunia,” kata Pieter Tanuri kepada Tribun Bali pada suatu wawancara di akhir Desember 2014.
“Bali United harus selamanya di Bali,” imbuh Pieter Tanuri kala itu.
Setelah lima tahun menanti gelar juara, kini tapak kaki Bali United mulai merambah level Asia.
Tim dengan warna kebanggan merah, putih dan hitam ini akan mengikuti kualifikasi liga Champions Asia 2020.
Oleh karena itu, pesta kemenangan di level nasional tak boleh membuat Bali United lupa diri dan hanyut dalam euforia.
Perjuangan di level Asia bakal lebih keras. Tak hanya membawa nama Bali, tetapi juga nama bangsa Indonesia.
Selamat berjuang Bali United. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/bali-united-pesta-champions-2019-liga-1-di-stadion-dipta.jpg)