Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Target Pendapatan Taman Soekasada Terealisasi, Kunjungan Meningkat Dibanding Tahun 2018

Pendapatan dari kunjungan wisatawan ke Taman Soekasada, Ujung, Desa Tumbu, Kecamatan Karangasem, Bali melebihi target ditentukan.

Penulis: Saiful Rohim | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Tribun Bali/Saiful Rohim
Suasana di Taman Soekasada, Tumbu, Kecamatan Karangasem, Bali, Senin (23/12/2019) kemarin. Para pengunjung tampak menikmati keindahan Taman Soekasada. 

TRIBUN-BALI.COM, AMLAPURA - Pendapatan dari kunjungan wisatawan ke Taman Soekasada, Ujung, Desa Tumbu, Kecamatan Karangasem, Bali melebihi target ditentukan.

Sampai Senin (23/12/2019) realisasi pendapatan mencapai 7.6 milliar lebih, dari target 7.7 milliar lebih.

Pendapatan ini dari wisatawan mancanegara (wisman) dan wisatawan domestik (wisdom).

Manager Badan Pengelola Taman Soekasada, Ida Made Alit menjelaskan, target pendapatan terealisasi karena jumlah kunjungan meningkat dibanding tahun 2018.

Komang Sutrisna, Pemuda Asal Karangasem yang Meninggal di Kapal Pesiar Diaben 27 Desember

High Season, Kunjungan Wisman ke Taman Soekasada Naik hingga 30 Persen

6 Bulan Lagi Taman Soekasada Buka hingga Tengah Malam

Hingga kemarin, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara capai 173.794 orang, serta wisatawan domestik capai sekitar 114.929 orang.

"Kunjungan dan pendapatan sudah melebihi target. Kemungkinn tahun 2020 target pendapatan dan kunjungan meningkat dari tahun 2019,"kata Ida Made Alit di Taman Soekasada, Karangasem, Bali, Senin (23/12/2019).

Ditambahkan, situs peninggalan kerajaan masih jadi objek wisata favorit bagi para pengunjung.

Ia berujar kunjungan wisman kebanyakan dari Eropa seperti Prancis, Belanda, dan Rusia.

Selain itu ada juga wisma dari benua Asia serta Australia. seperti  India, Singapura, Malaysia, Cina dan Hongkong.

Sedangkan kunjungan domestik rata - rata dari Jawa dan sekitar Provinsi Bali.

"Dari Juni sampai sekarang kunjungan wisman dan wisdom terus naik. Kemungkinan dikarenakan high season, jadi wisatawan mncangera banyak berlibur. Sedangkn wisatawan domestik karena musim libur, sehingga banyak sekolah yang mengelar kegiatan touring,"ungkap Ida Made Alit, siang hari.

Ditambahkan, untuk merealisasikan target kunjungan 2020, pengelola akan terus berupaya menata area Taman Soekasada.

Pengelola akan terus memperbaiki sumber daya manusia (SDM) dan mncari terobosan baru untuk meningkatkan kunjungan wisatawan, sehingga target tahun 2020 terealisasi.

Rencananya pengelola akan buka Taman Soekasada hingga pukul 23.00 wita mulai awal tahun 2020.

Saat ini badan pengelola masih mempersiapkan lighting (lampu) sekitar Taman, seperti di Bale Kambang, Bale Kapal, dan Bale Bundar.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved