Berita Karangasem
PESAN Bijaksana Memimpin Karangasem, Orangtua Wabup Guru Pandu Berpulang
Mereka juga bekesempatan memberikan doa kepada almarhum, dan turut menyemangati Pandu Prapanca Lagosa yang akrab disapa Guru Pandu.
Penulis: Eka Mita Suputra | Editor: Anak Agung Seri Kusniarti
TRIBUN-BALI.COM - Suasana duka terasa di kediaman Wabup Karangasem, Pandu Prapanca Lagosa di Desa Pidpid, Kecamatan Abang, Karangasem, Minggu (26/4).
Karangan bunga tanda duka, tampak telah berjejeran, dengan ucapan belasungkawa atas berpulangnya Jro Mangku I Nyoman Goya (95), yang merupakan orangtua dari Pandu Prapanca Lagosa.
Tampak pelayat silih berganti berdatangan ke rumah duka, di antaranya tampak keluarga besar I Gusti Made Tusan (GMT) turut hadir memberikan penghormatan terakhir.
Rombongan dipimpin I Gusti Putu Parwata yang merupakan Bupati Karangasem, bersama sejumlah keluarga seperti Gusti Mamik dan Gusti Subagiartha (Gus Ode), serta I Gusti Ayu Sri Utami. Kehadiran mereka disambut hangat oleh keluarga Guru Pandu di tengah suasana duka yang mendalam.
Baca juga: SENIMAN Berharap Panggung Utama Lebih Luas, Tari Pendet Massal di Festival Semarapura Dibatalkan!
Baca juga: KELAHI Kelompok Pemuda Berujung Anarkis di Pemogan, 1 Orang Diamankan Polisi, Dipicu Gelas Pecah!
“Kami datang sebagai keluarga, untuk berbagi duka dan memberikan kekuatan. Dalam situasi seperti ini, kebersamaan adalah hal yang paling penting,” ujar I Gusti Putu Parwata.
Turut hadir mendampingi, I Gusti Ayu Mas Sumatri (istri I Gusti Made Tusan) bersama anggota keluarga lainnya seperti I Gusti Mangku Toya dan I Gusti Gede Rinceg. Kehadiran mereka sebagai bentuk ikatan kekeluargaan yang tetap terjaga di tengah duka.
“Kami turut berbelasungkawa sedalam-dalamnya. Semoga almarhum mendapat tempat terbaik, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” ungkap I Gusti Ayu Mas Sumatri.
Mereka juga bekesempatan memberikan doa kepada almarhum, dan turut menyemangati Pandu Prapanca Lagosa yang akrab disapa Guru Pandu.
Ada kisah menarik, antara hubungan emosional Guru Pandu dan sang ayah. Saat Guru Pandu berhasil terpilih menjadi Wakil Bupati Karangasem. Setelah dilantik, orang pertama yang ia sambangi yakni sang ayah, Jro Mangku Nyoman Goya.
Ketika itu ia bersujud sembari mencium kaki ayahnya, yang hanya bisa terduduk di kursi roda. Saat itulah sang ayah yang sudah renta, berpesan ke Pandu Prapanca Lagosa agar bijaksana memimpin Karangasem, sebagai wakil dari I Gusti Putu Parwata. (mit)
Pengabenan Dilaksanakan 6 Mei
Jro Mangku Nyoman Goya berpulang, Rabu (22/4). Sementara upacara pengabenan akan dilaksanakan, Rabu (6/5).
"Upacara pengabenan akan dilaksanakan pihak keluarga tanggal 6 Mei 2026. Kami mengucapkan terimakasih atas doa yang diberikan kepada almarhum," ungkap Pandu Prapanca Lagosa saat ditemui di kediamannya.
Sementara kakak dari Pandu Prapanca Lagosa, Jro Mangku Wayan Bawarta mengatakan, rangkaian pengabenan ayahnya akan mulai dilaksanakan tanggal 4 Mei 2026 dengan menggelar upacara ngedetin dan mesiram.
Lalu tanggal 5 Mei 2026 akan digelar upacara ngaskara, hingga puncak upacara pada tanggal 6 Mei 2026. (mit)
| Orangtua Wabup Guru Pandu Berpulang, Sempat Pesankan Ini Setelah Anaknya Terpilih Jadi Wakil Bupati |
|
|---|
| Sumatra Soroti Ketergantungan Pertambangan MBLB di Karangasem |
|
|---|
| Dewan Karangasem Soroti Ketergantungan Daerah Terhadap Aktivitas Galian C |
|
|---|
| Rekomendasi LKPJ Bupati 2025, DPRD Soroti Silpa Karangasem Tembus Diatas 8 Persen |
|
|---|
| Rekomendasi LKPJ Bupati 2025, Dewan Soroti Silpa Karangasem Bali Tembus Di Atas 8 Persen |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Bupati-Karangasem-Gusti-Putu-Parwata-dan-keluarga-saat-melayat-ke.jpg)