Mana yang Lebih Baik, Diet Rendah Karbohidrat atau Diet Keto?

Menjelang pergantian tahun, banyak orang kembali sibuk membuat resolusi. Salah satu hal yang sering masuk dalam daftar resolusi adalah menurunkan ber

Mana yang Lebih Baik, Diet Rendah Karbohidrat atau Diet Keto?
pamela_d_mcadams via Kompas.com
Ilustrasi diet keto - 

TRIBUN-BALI.COM - Menjelang pergantian tahun, banyak orang kembali sibuk membuat resolusi.

Salah satu hal yang sering masuk dalam daftar resolusi adalah menurunkan berat badan.

Berbagai jenis diet pun menjadi pertimbangan.

Dari semua jenis diet, yang paling populer belakangan ini adalah diet keto dan diet rendah karbo, yang mana keduanya menawarkan rencana penurunan berat badan secara cepat.

Tetapi pertanyaan tentang komitmen jangka panjang tergantung pada berbagai faktor, seperti kepraktisan dan jumlah energi yang digunakan.

Diet keto membolehkan konsumsi karbohidrat hingga 20 gram atau persen dari asupan harian yang sebagian besar terdiri dari lemak sehat.

Ini untuk memastikan bahwa energi diambil dari lemak dan bukan dari glukosa.

Efek buruk dari diet keto adalah bahwa mengurangi konsumsi karbohidrat secara drastis dapat menyebabkan flu, kelelahan, konsentrasi menurun, hingga bau mulut.

Sering Merasa Lelah karena Kurang Tidur? Ini yang Harus Dilakukan

Dari Bawa Hewan hingga Slow Travelling, Inilah 8 Tren Travelling Tahun 2020

Menjaga jumlah asupan sayuran dan karbohidrat sesuai aturan adalah kunci agar tidak keluar dari kondisi ketosis – ketika tubuh menggunakan lemak sebagai bahan bakar, yang mana ini sebenarnya sulit dicapai.

Kim Kardashian dan Gwyneth Paltrow adalah pelaku diet keto, tetapi mereka memiliki tingkat komitmen yang tinggi untuk memertahankannya.

Halaman
123
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved