Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Bali

Jadi Masalah Kesehatan Global, Kenali Penyakit Hepatitis B Pada Tubuh

hepatitis virus merupakan yang paling sering ditemukan dan menjadi masalah kesehatan global. 

Pixabay
Ilustrasi sakit - Jadi Masalah Kesehatan Global, Kenali Penyakit Hepatitis B Pada Tubuh 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR — Secara umum hepatitis virus diklasifikasikan menjadi 5 jenis berdasarkan virus penyebabnya. Yaitu, hepatitis A, B, C, D, dan E. Masing-masing jenis memiliki karakteristik, cara penularan, dan perjalanan penyakit yang berbeda. 

Hepatitis A dan E ditularkan melalui rute fekal-oral, biasanya melalui konsumsi makanan atau air yang terkontaminasi. 

Kedua jenis ini umumnya menyebabkan infeksi akut tanpa berkembang menjadi kronis. 

Sementara hepatitis B, C, dan D ditularkan melalui paparan darah atau cairan tubuh yang terinfeksi, dengan potensi berkembang menjadi infeksi kronis yang berbahaya.

Baca juga: Dinkes Bali Catat Kasus Ibu Hamil Reaktif Hepatitis di Bali Alami Peningkatan Tiga Tahun Terakhir

Hal tersebut diungkapkan oleh Dosen Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Warmadewa (FKIK Unwar), dr. I Putu Arya Giri Prebawa, Sp.PD.,. 

“Hepatitis merupakan kondisi peradangan pada hati yang dapat disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk infeksi virus, konsumsi alkohol berlebihan, obat-obatan tertentu, atau penyakit autoimun,” jelas dr. Giri, Sabtu 2 Agustus 2025. 

Di antara berbagai penyebab tersebut, hepatitis virus merupakan yang paling sering ditemukan dan menjadi masalah kesehatan global. 

Hati sebagai organ vital yang berperan dalam detoksifikasi, metabolisme, dan sintesis protein, dan ketika mengalami peradangan yang berkepanjangan dapat mengakibatkan gangguan fungsi yang signifikan.

Lebih lanjut dijelaskan, hepatitis A disebabkan oleh virus RNA dari famili Picornaviridae. 

Penyakit ini sering dikaitkan dengan sanitasi yang buruk dan endemis di daerah dengan infrastruktur air bersih yang tidak memadai. 

Berbeda dengan hepatitis A, hepatitis E yang disebabkan oleh virus HEV dapat memberikan gejala lebih berat pada ibu hamil, dengan tingkat kematian yang mencapai 20-25 persen pada trimester ketiga kehamilan.

Sedangkan hepatitis C, yang disebabkan oleh virus HCV merupakan penyebab utama sirosis hati dan kanker hati di banyak negara maju. Yang membedakannya dari hepatitis B adalah belum tersedianya vaksin untuk hepatitis C. 

Meskipun pengobatan antivirus mutakhir telah mampu menyembuhkan lebih dari 95 persen kasus infeksi HCV. 

Sementara hepatitis D merupakan infeksi yang unik karena virus HDV hanya dapat menginfeksi orang yang sudah terinfeksi hepatitis B, sehingga pencegahannya tergantung pada pencegahan hepatitis B.

"Di antara berbagai jenis hepatitis virus, hepatitis B menempati posisi khusus karena prevalensinya yang tinggi dan potensi komplikasi serius yang dapat ditimbulkannya,” imbuhnya. 

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved