Piala Eropa 2020

Piala Eropa 2020 Portugal, Prancis, dan Jerman Satu Grup, Apakah Cristiano Ronaldo Bisa Mabuk Lagi?

Di Piala Eropa 2020, Timnas Portugal, Jerman, dan Timnas Prancis berada dalam satu grup yang dikenal "Grup Neraka".

Piala Eropa 2020 Portugal, Prancis, dan Jerman Satu Grup, Apakah Cristiano Ronaldo Bisa Mabuk Lagi?
FILIPPO MONTEFORTE / AFP
Selebrasi dua pemain timnas Portugal, Ricardo Quaresma (kiri) dan Cristiano Ronaldo. 

Di Piala Eropa 2020 Portugal, Prancis, dan Jerman Satu Grup, Apakah Cristiano Ronaldo Bisa Mabuk Lagi

TRIBUN-BALI.COM - Di Piala Eropa 2020, Timnas Portugal, Jerman, dan Timnas Prancis berada dalam satu grup yang dikenal "Grup Neraka".

Seperti yang ramain dibicarakan, Cristiano Ronaldo mengaku baru sekali merasakan mabuk, yakni saat Timnas Portugal menyandang status juara Piala Eropa 2016 lalu.

Namun, apakah untuk Piala Eropa 2020, Cristiano Ronaldo kembali akan mabuk lagi? Rasanya layak ditunggu.

Sebelumnya, penyerang bintang Juventus yang juga kapten Timnas Portugal, Cristiano Ronaldo, mengakui bahwa dirinya sempat mabuk karena sampanye saat merayakan keberhasilan tim nasional Portugal menjadi juara Piala Eropa pada tahun 2016 lalu.

Selecao das Quinas sukses memenangkan gelar juara bergengsi pertamanya di pentas internasional setelah menaklukan tuan rumah Prancis pada laga puncak di Stade de France berkat gol Eder di masa perpanjangan waktu.

Pelatih Timnas Jerman Tak Sabar Laga Berat di Grup Neraka Piala Eropa 2020

Mola TV Sajikan 12 Laga Eksklusif Piala Eropa 2020, Termasuk Timnas Portugal vs Jerman

Tantangan Cristiano Ronaldo Rebut Status Raja Gol Piala Eropa dari Ali Daei, Mampu?

Piala Eropa 2020 Jadi Momentum Ronaldo Pecahkan 2 Rekor Sekaligus

Ronaldo memainkan peranan kunci dalam keberhasilan skuat asuhan Fernando Santos menuju ke final, dengan mencetak tiga gol, namun harus ditarik keluar sebelum jeda turun minum pada laga puncak karena cedera, dengan air mata membanjiri pipinya saat meninggalkan lapangan.

Sang mega bintang menghabiskan sisa laga dengan mendukung rekan-rekan setimnya, berlagak seakan menjadi pelatih dari pinggir lapangan, sebelum momen magis terjadi pada babak perpanjangan waktu.

Mengingat kembali kepada salah satu momen membahagiakan dalam kariernya tersebut, sang striker berusia 34 tahun mengakui sempat mabuk karena sampanye saat merayakan gelar.

"itu adalah trofi paling penting dalam karier saya," kata Ronaldo dalam wawancara untuk DAZN Italia.

Halaman
12
Editor: Rizki Laelani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved