Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Pemerintah Rancang Pemberian KUR Bagi Pekerja Migran, BP3TKI Denpasar Menyambut Baik

Pemerintah Pusat bersama Komisi IX DPR RI menyiapkan regulasi berupa pemberian kredit usaha rakyat (KUR) untuk warga negara yang bekerja di luar neger

Penulis: I Wayan Sui Suadnyana | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Humas DPRD Bali
Anggota Badan Legislasi (Baleg) dan juga Sekretaris Komisi III DPRD Bali I Ketut Kariyasa Adnyana saat mengikuti rapat paripurna internal DPRD Bali, Senin (6/5/2019). 

Laporan Jurnalis Tribun Bali, I Wayan Sui Suadnyana

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Pemerintah Pusat bersama Komisi IX DPR RI menyiapkan regulasi berupa pemberian kredit usaha rakyat (KUR) untuk warga negara yang bekerja di luar negeri.

Hal ini diketahui setelah Tribun Bali bertemu dengan anggota Komisi IX DPR RI Dapil Bali I Ketut Kariyasa Adnyana di Denpasar beberapa waktu lalu.

Menanggapi rencana tersebut, Kepala Balai Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI) Denpasar Soleh Hidayat mengaku menyambut baik adanya rencana tersebut.

Menurutnya, dengan program KUR tersebut nantinya tentu bisa meringankan beban para Pekerja Migran Indonesia (PMI).

"Jadi PMI yang ke luar negeri itu berapa biayanya nanti bisa ditanggung oleh bank atau lembaga penjamin. Bank negara lah ya dengan bunga yang rendah," kata Soleh Hidayat saat dihubungi Tribun Bali, Senin (30/12/2019).

Dalam program KUR ini, kata Soleh Hidayat, perlu juga dikomunikasikan dengan Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI).

Bupati Serahkan Pagu Anggaran Tahun 2020 pada Desa, Per Desa Terima Kisaran Rp 10,2 M hingga 18,7 M

Pengendara Tanpa Identitas Ini Tewas di Tempat Setelah Hantam Mobil Parkir, Bau Alkohol Menyengat

Jalur Shortcut Titik 5-6 Singaraja-Mengwitani Diresmikan, Ini Kendaraan yang Boleh Lewat dan Tidak

Terkait dengan berapa total biaya jika bekerja ke luar negeri, Soleh Hidayat dirinya tidak bisa memastikan.

Hal itu karena setiap negara yang ingin dijadikan tujuan mempunyai biaya yang berbeda-beda.

Berbagai hal yang menghabiskan biaya biasanya berupa tiket pesawat, tes kesehatan, visa, paspor.

Sejauh ini, pekerja dari Bali paling banyak bekerja di sektor kapal pesiar dan spa.

Jika merunut negara penempatan, Turki masih menjadi yang paling banyak.

Berdasarkan data BP3TKI Denpasar yang diterima Tribun Bali, jumlah PMI yang diberangkatkan selama Januari hingga November 2019 ada sebanyak 3.140 orang.

Dari angka tersebut, 3.001 di antaranya diberangkatkan oleh BP3TKI Denpasar sendiri, sedangkan 139 sisanya diberangkatkan melalui Layanan Terpadu Satu Pintu (LTSP) Penempatan, Perlindungan dan Perluasan Kesempatan Kerja Kabupaten Gianyar.

Sebelumnya, anggota Komisi IX DPR RI Dapil Bali I Ketut Kariyasa Adnyana mengatakan, pemerintah pusat kini tengah menyusun sebuah kebijakan untuk para PMI yang nantinya akan dibantu dengan KUR.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved