Sudah Telanjur Dilakban Matanya Lalu Dipukuli Polisi, Mahasiswa Ini Diduga Korban Salah Tangkap

Ia diinterogasi dan bahkan dipukuli beberapa kali oleh petugas polisi karena dianggap terlibat dalam kasus pencurian rumah

Sudah Telanjur Dilakban Matanya Lalu Dipukuli Polisi, Mahasiswa Ini Diduga Korban Salah Tangkap
KOMPAS.COM/MARKUS YUWONO
Kapolresta Yogyakarta Kombes Pol Armaini di Mapolresta Yogyakarta Senin (30/12/2019). 

TRIBN-BALI.COM- Korban diduga salah tangkap yang dilakukan oleh aparat kepolisian menimpa seorang mahasiswa di Yogyakarta

Kali ini korbannya adalah seorang mahasiswa berinisial HF yang kuliah di Yogyakarta.

Ia menuntut keadilan atas kasus salah tangkap yang dilakukan petugas polisi dari Polresta Yogyakarta terhadap dirinya.

Atas peristiwa tersebut, pihaknya menuntut agar polisi melakukan permintaan maaf secara terbuka, dan mengembalikan barang yang masih disita. 

Menyikapi laporan itu, Kapolresta Yogyakarta Kombes Pol Armanini angkat bicara.

Rocky Gerung dan Sikapnya yang Pilih Menjomblo Sampai Umur 60 Tahun, Singgung Fiksi dan Fakta

Sah, Eks Penyerang PSM Kini Milik Bali United, Tinggalkan Makassar Setelah 11 Tahun

Ia mengaku masih menunggu arahan dari pihak Polda DIY

Mengingat laporan yang dilayangkan oleh HF saat ini sudah masuk di Polda.

"Ya sudah kalau dia lapor (ke Polda), kita tunggulah pemeriksaan dari Polda bagaimana. Kalau terjadi kesalahan kan ada mekanismenya," ucapnya.

"Kalau persoalan penyelidikan pasti akan ada tindak lanjutnya," tambahnya.

Namun demikian, pihaknya juga mengapresiasi langkah dari HF.

Halaman
123
Editor: Huda Miftachul Huda
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved