Bisa Indikasikan Penyakit Tertentu, Ini 6 Cara Atasi Cegukan
Biasanya, cegukan terjadi hanya sebentar kemudian berhenti. Namun, faktanya, tidak ada cara menghentikan cegukan yang efektif dan terbukti
TRIBUN-BALI.COM - Ternyata cegukan bisa jadi indikasi dari penyakit di dalam tubuh.
Biasanya, cegukan terjadi hanya sebentar kemudian berhenti.
Namun, faktanya, tidak ada cara menghentikan cegukan yang efektif dan terbukti secara ilmiah.
Sebab, seringkali tubuh tidak siap mengalami cegukan.
Namun, beberapa hal yang bisa dilakukan antara lain:
Mengubah siklus pernapasan yang dapat menenangkan diafragma
Kemungkinannya termasuk bernapas ke dalam kantong kertas, menarik lutut ke dada dan condong ke depan, minum air dari sisi gelas yang berlawanan sambil membungkuk, atau menahan napas.
Saat menahan napas, pastikan Anda tidak melakukannya berlebihan.
Berkumur dengan air es atau menyesap air es.
Jika tidak senang berkumur, pastikan kamu memasukkan banyak air di mulut lalu mulailah menyemburkannya se sekeliling ruangan seperti geyser.
Menarik lidah, namun jangan lakukan secara berlebihan.
Mengelus bagian belakang leher
Menakuti atau mengejutkan orang yang mengalami cegukan
Tertawa spontan
Namun, cegukan yang berkepanjangan ternyata bisa menjadi indikasi gejala penyakit tertentu.
Asisten profesor farmasi di Texas A&M Health Science Center College of Medicine, Timothy Pfanner, MD mencoba menjabarkannya.
• Ingin Lebih Produktif? 4 Hal Ini Bisa Dilakukan Mulai Tahun Baru
• Siap-siap Babak 32 Besar Liga Europa 2019-2020 Berlangsung Bulan Depan
Penyakit asam lambung
Tanda-tanda dari penyakit asam lambung termasuk dada terbakar (heartburn), regurgitasi atau naiknya makan dari kerongkongan atau lambung disertai rasa asam yang pahit, serta mual.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/ilustrasi-cegukan_20151102_090833.jpg)