Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Tahun Baru 2020

Seusai Perayaan Malam Tahun Baru 2020, Denpasar Hasilkan 1.400 Ton Sampah

Volume sampah di Kota Denpasar saat perayaan tahun baru 2020 naik sebesar 30 persen jika dibandingkan dari hari biasanya.

Penulis: Putu Supartika | Editor: Ady Sucipto
Tribun Bali/Putu Supartika
Petugas kebersihan melakukan pembersihan seusai perayaan malam tahun baru 2020 di kawasan Lapangan Puputan Badung, Denpasar, Bali, Rabu (1/1/2020).  

Seusai Perayaan Malam Tahun Baru 2020, Denpasar Hasilkan 1.400 Ton Sampah 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- Volume sampah di Kota Denpasar saat perayaan tahun baru 2020 naik sebesar 30 persen jika dibandingkan dari hari biasanya.

Di mana pada pelaksanaan perayaan tahun baru ini, jumlah sampah yang diangkut dan dibersihkan petugas DLHK Kota Denpasar mencapai 1.400 ton.

Hal ini sudah mencakup semua kawasan yang ada di wilayah Kota Denpasar yang biasanya, pada hari biasa jumlah sampah yang diangkut sebanyak 900 ton.

Kabid Persampahan dan Limbah B3 DLHK Kota Denpasar, I Ketut Adi Wiguna saat dikonfirmasi Rabu (1/1/2019) mengatakan peningkatan volume sampah ini terjadi di beberapa wilayah yang dijadikan venue oleh masyarakat untuk menghabiskan malam tahun baru.

Salah satunya yakni di kawasan Catur Muka Denpasar yang mencapai 10 ton.

"Jumlah tersebut sudah mencakup semua jenis sampah baik sampah perayaan tahun baru maupun sampah rumah tangga," kata Adi Wiguna.

Untuk penanganan sampah ini, pihaknya menerjunkan sebanyak 40 unit armada dengan jumlah personil sebanyak 600 personel.

Jika dibandingkan dengan jumlah sampah saat malam tahun baru 2019, ada sedikit penurunan.

Dimana pada perayaan tahun baru 2019 kemarin, jumlah sampah yang dihasilkan sebanyak 1.500 ton.

Terkait jumlah sampah yang dihasilkan dari perayaan malam tahun baru di kawasan Catur Muka yang mencapai 10 ton, Wiguna mengatakan hal ini dikarenakan di kawasan tersebut menjadi venue pelaksanaan Denpasar Festival sehingga banyak masyarakat yang datang sekaligus menghabiskan malam tahun baru di tempat ini.

"Khusus untuk Denfest di sekitaran Catus Pata atau 0 kilometer, jumlah sampahnya 10 ton," kata Adi Wiguna.

Kebanyakan sampah tersebut merupakan sampah organik dari stan kuliner.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved