Breaking News:

Koster Naikkan Penghasilan ASN Pemprov Bali, Ini Rincian Tunjangan Pejabat yang Naik Signifikan

Walau demikian, Gubernur Koster tetap menaikkan Tambahan Perbaikan Penghasilan (TPP) ASN.

Tribun Bali/I Wayan Sui Suadnyana
Gubernur Bali Wayan Koster saat melantik pejabat eselon di Gedung Ksiarnawa Taman Budaya Provinsi Bali, Kamis (2/1/2019). 

Tunjangan Sekda Rp 55 Juta per Bulan

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR --  Gubernur Bali Wayan Koster kecewa dengan kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali.

Walau demikian, Gubernur Koster tetap menaikkan Tambahan Perbaikan Penghasilan (TPP) ASN

Tunjangan Sekda misalnya,  naik signifikan dari Rp 30 juta menjadi Rp 55 juta per bulan.

"Walaupun saya kecewa, saya rela menaikkan tunjangan penghasilannya," kata Gubernur Koster saat melantik 573 pejabat eselon di Gedung Ksiarnawa Taman Budaya Provinsi Bali (Art Center), Denpasar, Kamis (2/1) pagi.

Koster mengatakan, keputusannya menaikkan TPP di lingkungan Pemprov Bali  agar memotivasi para ASN bekerja lebih baik lagi pada tahun 2020.

TPP yang naik mulai dari jabatan pimpinan tinggi seperti Sekretaris Daerah (Sekda) dan pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD). 

Ketambahan penghasilan itu juga diberikan kepada jabatan administrator eselon III, jabatan pengawas eselon IV serta jabatan fungsional.

Jabatan fungsional yang dapat TPP mulai dari kepala SMA, SMK dan SLB,  guru yang sudah maupun belum memiliki sertifikat profesi termasuk yang bekerja di sekolah swasta.

TPP juga diberikan kepada eselon jabatan fungsional lain seperti para medis, penyuluh, widyaiswara, pustakawan dan sejenisnya serta jabatan pelaksana.

Halaman
1234
Penulis: I Wayan Sui Suadnyana
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved