Indonesia VS China dari Belanja Militer, Mana Lebih Kuat?
Buntut insiden masuknya kapal nelayan asing yang dikawal coast guard China, Indonesia meningkatkan intensitas patroli di Natuna dengan penambahan
TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA - Kawasan Natuna di Laut China Selatan tengah memanas.
Indonesia secara tegas menolak klaim China atas perairan tersebut yang didasarkan atas historic rights dan nine dash line.
Sebenarnya, tak cuma Indonesia yang berselisih dengan China di Laut China Selatan.
Beijing juga bersengketa dengan negara-negara tetangga Indonesia yakni Malaysia, Thailand, Brunei Darussalam, Filipina, dan Vietnam.
Buntut insiden masuknya kapal nelayan asing yang dikawal coast guard China, Indonesia meningkatkan intensitas patroli di Natuna dengan penambahan personil dan kapal perang atau KRI dari TNI AL.
Dengan kondisi Natuna yang tegang, sebenarnya berapa kekuatan militer berdasarkan anggaran kedua negara?
Dikutip Kompas.com dari Stockholm International Peace Research Institute (SIPRI), sebuah lembaga riset kekuatan militer dunia yang berpusat di Swedia, China memiliki alokasi anggaran militer yang terbilang sangat besar.
• Bapenda Denpasar Lakukan Pemutihan Denda Pajak Bumi & Bangunan Tahun 1991-2012, Berikut Ketentuannya
• Cetak Dokumen Kependudukan di Denpasar Bisa Gunakan ATM, Dukcapil Akan Luncurkan Saat HUT
Pada tahun 2018, anggaran belanja militer Beijing mencapai 250 miliar dollar AS atau setara dengan 3.485 triliun (kurs Rp 13.940).
Sebagai salah satu negara adidaya, wajar jika pos belanja militer China sangat besar.
Anggaran pertahanan China hanya kalah oleh Amerika Serikat yang dicatat SIPRI nilainya mencapai 648 miliar dollar AS.
Sementara Indonesia, anggaran pos pertahanan pada periode tahun yang sama di 2018, nilainya 7,44 miliar dollar AS atau setara Rp 104,12 triliun.
Artinya, meski dibandingkan dengan total APBN Indonesia di 2018 sebesar 2.220 triliun, angkanya masih lebih kecil dibandingkan dengan pengeluaran China untuk kebutuhan militernya.
Nilai anggaran militer yang dirilis SIPRI sendiri berasal dari sumber yang terbuka dari masing-masing negara.
Artinya, belanja militer setiap negara kemungkinan bisa saja jauh lebih, mengingat kerahasiaan pertahanan negara.
• Tahun 2020 Pantai Yeh Malet Ditata Lagi, Berharap Berikan Dampak Positif Untuk Masyarakat Sekitar
• Ada Lomba Membuat Meme hingga Vlog dalam Bulan Bahasa Bali 2020, Ini Link Persyaratannya
Sementara jika mengutip anggaran militer Indonesia sebagaimana yang dirilis Kementerian Keuangan, pos belanja Kementerian Pertahanan di 2018 tercatat sebesar Rp 107 triliun.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/tni-di-natuna.jpg)