Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Mahayastra Setop Penerapan E-parkir di RSUD Sanjiwani Gianyar

Parkir elektronik di RSUD Sanjiwani resmi tak dioperasikan, Bupati Gianyar menilai keberadaan e-parkir justru memberatkan keluarga pasien

Tayang:
Penulis: I Wayan Eri Gunarta | Editor: Irma Budiarti
Tribun Bali/I Wayan Eri Gunarta
MEMBERATKAN - E-parkir di RSUD Sanjiwani, Minggu (5/1/2020). Sistem parkir elektronik ini tak dimanfaatkan lagi. Mahayastra Setop Penerapan E-parkir di RSUD Sanjiwani Gianyar 

Mahayastra Setop Penerapan E-parkir di RSUD Sanjiwani Gianyar

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Parkir elektronik di RSUD Sanjiwani resmi tak dioperasikan.

Sistem parkir modern yang beroperasi sejak April 2019 ini, dinilai tak tepat oleh Bupati Gianyar, Made Mahayastra.

Selain karena memberatkan keluarga pasien, parkir tersebut juga tak berfungsi maksimal.

Penerapan parkir elektronik (e-parkir) di RSUD Sanjiwani sebelumnya menjadi cara untuk menaikkan retribusi parkir Dinas Perhubungan (Dishub) Gianyar.

Namun dalam prosesnya belum maksimal.

Sebab karcis parkir cepat habis, bahkan habis pukul 08.00 Wita.

4 Desa dan Kelurahan di Denpasar Ini Rawan Bencana Banjir

DLHK Badung Pilah Sampah di Tuban, Target Selesai Sebulan

Namun bukan hal tersebut yang menjadi alasan bupati.

Made Mahayastra menonaktifkan e-parkir di RSUD Sanjiwani itu untuk alasan kemanusiaan.

“Penonaktifan itu kebijakan Pak Bupati. Beliau tidak ingin orang sakit dibebani biaya parkir. Tapi untuk sistem e-parkir di tempat lain, seperti di pasar, itu tetap, dan akan terus kami maksimalkan pengoperasiannya,” ujar Kepala Dishub Gianyar, Wayan Suamba, Minggu (5/1/2020).

Selain itu, kata dia, masyarakat belum siap dengan keberadaan e-parkir di sana.

Selama ini, banyak orang tua yang akan masuk ke RSUD Sanjiwani kebingungan lantaran mereka tak memahami cara masuk melalui pos e-parkir

Dalam hal parkir, Dishub Gianyar menargetkan retribusi parkir di Kabupaten Gianyar mencapai Rp 3 miliar per tahun.

Dimakamkan di Kalibata Senin Siang, Begini Peran Mien Sugandhi bagi Pemberdayaan Perempuan

BREAKING NEWS Wisatawan Asal Columbia Terseret Arus Pantai Seminyak, Hingga Kini Belum Ditemukan

Dalam memenuhi hal tersebut, pihaknya masih akan melakukan survei ke tempat yang lebih representatif untuk penerapan e-parkir ini.

“Dengan penonaktifan ini, tentu pendapatan dari parkir akan berkurang. Supaya tidak terjadi, kami akan mencari tempat lain untuk memasang e-parkir,” tandasnya.

Mahayastra sudah menginstruksikan Dishub untuk menonaktifkan e-parkir RSUD Sanjiwani sejak Oktober 2019.

Sebab, Bupati menilai banyak masyarakat terhambat oleh alat tersebut.

Dia menilai, sistem e-parkir tidak cocok diterapkan di rumah sakit.

“Sistem itu dipasang pada zaman bupati sebelumnya. Saya sudah sejak lama menyuruh Dishub menonaktifkan, karena masyarakat bingung, dan hasilnya pun tak maksimal, karena karcisnya cepat habis,” ujar Mahayastra, belum lama ini.

(*)

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved