5 Mitos Seputar Makanan Ini Sering Dipercaya padahal Tidak Sepenuhnya Benar
Makanan yang dimakan sehari-hari ternyata menyimpan banyak mitos yang belum tentu kebenarannya, simak penjelasannya berikut ini.
TRIBUN-BALI.COM - Makanan yang dimakan sehari-hari ternyata menyimpan banyak mitos yang belum tentu kebenarannya, simak penjelasannya berikut ini.
Makanan memang sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.
Setiap hari, kita pasti membutuhkan makanan untuk memenuhi kebutuhan nutrisi.
Berbagai jenis makanan sering menjadi asupan nutrisi untuk kita setiap hari.
Tetapi, terkadang banyak mitos yang beredar seputar makanan yang kita makan.
Mitos yang beredar sangat beragam, mulai dari dampak buruk dan cara mengonsumsinya.
Meskipun begitu, mitos ini masih dipercaya oleh banyak orang.
Padahal, mitos seputar makanan ini tidak terbukti kebenarannya.
Dilansir dari berbagai sumber, berikut ini adalah mitos seputar makanan yang tidak benar.
Menghindari makanan berlemak karena takut gemuk
• Jangan Lewatkan Drama Korea Komedi Romantis hingga Misteri yang Tayang di Bulan Ini
• Pasca Nataru, Harga Komoditas Hasil Pertanian di Badung Merangkak Naik
Mitos ini sangat populer untuk orang yang ingin memiliki badan yang tidak gemuk atau ingin diet.
Faktanya, ada banyak jenis lemak pada makanan entah itu lemak sehat atau jahat.
Memang lemak jahat tidak baik untuk tubuh, tetapi tubuh kita juga membutuhkan lemak baik sebagai sumber energi.
Vitamin C mengobati flu
Ketika kita menderita flu, banyak orang yang menyarankan untuk mengonsumsi makanan atau buah-buahan yang mengandung vitamin C.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/ilustrasi-makanan-china_20170302_093049.jpg)