Sejumlah Warga di Bali Diduga Tertipu Arisan Online Hingga Miliaran Rupiah

Diiming-imingi bunga antara 20 persen hingga 30 persen, namun belakangan dana tidak bisa dicairkan.

Sejumlah Warga di Bali Diduga Tertipu Arisan Online Hingga Miliaran Rupiah
tribun bali/ fredy mercuri
Kapolres Bangli, AKBP I Gusti Agung Dhana Aryawan 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Tergiur iming-iming bunga tinggi, sejumlah warga Bangli, Bali justru bernasib apes. Mereka diduga tertipu arisan online.

Tak sedikit peserta arisan yang mengalami kerugian ratusan juta hingga miliaran rupiah itu.

Satu di antara peserta arisan berinisial Ar mengaku tergiur ikutan arisan online, untuk keperluan modal usaha warung makan miliknya.

Bunga yang ditawarkan cukup tinggi, yakni berkisar antara 20 persen hingga 30 persen.

Wanita asal Tembuku itu mengaku telah mengikuti arisan online sejak enam bulan silam.

Tak tanggung-tanggung uang yang diinvestasikan telah mencapai Rp 32 juta. Ia mengaku sudah sempat menarik bunga.

Ar mengatakan sempat berniat untuk berhenti ikut arisan, lantaran ada gelagat tidak baik dari koordinator.

Namun niat tersebut ditolak dengan dalih masih memiliki tunggakan. Padahal, diakui Ar, besaran tarikan dengan investasi yang dia ajukan sudah sesuai.

"Kalau selesai harus bayar lagi sesuai jumlah tarikan. Kan rugi jadinya. Padahal di awal tidak ada syarat itu. Tapi setelah mau selesai, baru diberi tahu kalau aturannya demikian," ujarnya, Rabu (8/1/2020).

Ar mengaku banyak temannya yang bernasib serupa. Beberapa bahkan investasinya sudah mencapai Rp 2 miliar.

Halaman
1234
Penulis: Muhammad Fredey Mercury
Editor: Bambang Wiyono
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved