Kerugian Akibat Angin Kencang Mencapai Sekitar 1 Milliar di Karangasem

Angin kencang yang melanda Karangasem dari tanggal 1- 9 Januari 2020 mengakibatkan belasan rumah penduduk Karangasem rusak parah.

Penulis: Saiful Rohim | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Tribun Bali/Saiful Rohim
Foto : Bale Pasendekan dan Pesantian Pura Penatarn Agung Nangka ambruk, Minggu (5/1/2020). Warga serta prajuru desa terlihat mengecek kondisinya 

Pohon rambutan, kelapa serta Albesia tumbang menimpa rumah Nyoman Darma di Desa Jungutan, kerugian mencapai Rp. 80 juta.

Pohon kelapa tumbang timpa Balai Banjar sekitar Desa Antiga, Kecamatan Manggis.

Tak hanya itu, pohon tumbang menimpa pelinggih Pura Bangun Sakti, Desa Abang.

Pohon tumbang menimpa rumah di Budakeling. Bale Pesandekan Pura Dalem Gerombong, dan Bale Pesandekan serta Pesantian sekitr Pura Penataran Agung Nangka ambruk, kerugian mencapai sekitar Rp. 750 juta.

"Taksir kerugian masih secara kasatmata, klaim warga yang rumahnya tertimpa pohon tumbang. Soalnya rumah yang tertimpa pohon ada yang rusak parah, sedang, dan ringan. Makanya perlu ada dilakukan perhitungan ulang,"tambah Asmi Sukmawati.

Kepala Pelaksana BPBD Karangasem, IB Ketut Arimbawa menambahkan, masyarakat yang rumahnya terkena pohon tumbang rencana akan diusulkan bantuan pasca bencana ke Pemprov Bali.

Bantuan pasca bencana diprioritaskan ke rumah yang mengalami rusak berat, tidak bisa ditempati.

Dana pasca bencana provinsi kemungkinan dilakukan secara bertahap, dan bergiliran.

"Untuk kerusakan rumah sedang serta ringan rencana dianggarkan di Kabupaten. Anggaran pasca bencana di Kabupaten sekitar 200 juta. Semoga bisa digunakan,"harap Arimbawa.(*)

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved