Perisai Diri Aktif Dikembangkan di Luar Negeri, Laksanakan Pelantikan Pengurus Pusat di Bali
Perisai Diri Aktif Dikembangkan di Luar Negeri, Laksanakan Pelantikan Pengurus Pusat dan Mukernas di Bali
Penulis: Wema Satya Dinata | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Keluarga Silat Nasional Indonesia Perisai Diri melaksanakan acara pelantikan dan pengukuhan Pengurus Pusat, dan Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) tahun 2020 di Gedung Wiswa Sabha Utama Kantor Gubernur Bali, Denpasar, Bali, Sabtu (11/1/2020).
Ketua umum silat nasional Indonesia Perisai Diri Pusat, Dwi Sucipto mengatakan acara ini merupakan pelantikan dan pengukuhan untuk kepengurusan 4 tahun kedepan.
“Kita berharap dengan pengurus yang baru mempunyai semangat baru sehingga bisa membangun perisai diri yang baru,” katanya.
Pihaknya menargetkan Perisai Diri bisa memberikan prestasi maksimal bagi bangsa dan negara Indonesia.
• 4 Pemain Asing Ini Masih Dipertahankan, Teco : Saya Pikir Tidak Ada Masalah
• Kapolda Bali Lakukan Tradisi Pembaretan Kepada Puluhan Personil Bintara Remaja Dit Polairud Bali
• Kejurnas Perisai Diri Sebentar Lagi Bergulir, Nyoman Yamadhiputra Targetkan 3 Hal
Terbukti tahun lalu Perisai Diri bisa menyumbang satu medali emas pada perhelatan Asian Games.
Untuk itu, pengurus yang baru ini diharapkan bisa memunculkan atlet-atlet baru yang lebih berprestasi pada masa mendatang bagi Indonesia.
Di luar negeri Perisai Diri sangat aktif dikembangkan, seperti di Australia, Jepang, Jerman, Inggris dan Amerika Serikat.
Selain itu kini Pencak Silat telah diakui sebagai warisan budaya tak benda oleh UNESCO.
“Hal ini sangat membanggakan, untuk melestarikan budaya Indonesia. Ini dalam rangka menjaga pencak silat menjadi warisan bangsa. Jadi diluar, kalau Indonesia sampai tidak berprestasi, malu kita,” ujarnya
Sementara itu Ibu Asuh Perisai Diri Provinsi Bali, Putri Suastini Koster mengatakan sebagai keluarga besar Kelatnas Perisai Diri, dirinya sangat berbangga karena Bali dipilih dan dijadikan tempat sebagai Mukernas dan sekaligus pelantikan pengurus Pusat.
“Artinya ini apresiasi terhadap Bali yang menjadi daerah tujuan pariwisata, dengan adanya event-event penting seperti ini, diawal 2020 ini supaya kita lebih bersemangat lagi bekerja, salah satunya mengangkat martabat bangsa melalui olahraga,” kata Putri Koster usai acara.
Disisi lain, Ia berharap Perisai Diri Bali bisa melahirkan atlet-atlet yang mendunia.
Ia juga memberi dukungan agar pada tahun 2020 ini Perisai Diri bisa melaksanakan kejuaraan antarperguruan tinggi maupun Kejurnas, dan diharapkan Bali lah yang menjadi tuan rumah.
Terkait pencak silat yang sudah diakui sebagai warisan budaya tak benda oleh UNESCO, menurutnya dengan adanya pengakuan ini, diharapkan pengembangan olahraga pencak silat ini menjadi lebih baik lagi, membuat atlet lebih berbangga, dan lebih merasa percaya diri.
Sebagai bentuk dukungan atas keberadaan Perisai Diri, Putri Koster akan memfasilitasi pembangunan sebuah padepokan untuk melakukan latihan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/acara-pelantikan-keluarga-silat-nasional-indonesia-perisai-diri.jpg)