BI Sebut Ketegangan Amerika dan Iran Bisa Pengaruhi Ekonomi di Bali
Kemungkinan akan mempengaruhi, saya pastinya belum melihat skalanya apakah meluas atau tidak
Penulis: AA Seri Kusniarti | Editor: Kambali
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Setelah ketegangan dengan China sedikit mereda, Amerika Serikat. Kembali bersitegang dengan Iran. Hal ini cukup ditakuti akan berdampak pada perekonomian dunia. Sehingga dunia kembali menghadapi ketidakpastian ekonomi global.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Trisno Nugroho, mengakui hal ini.
“Kemungkinan akan mempengaruhi, saya pastinya belum melihat skalanya apakah meluas atau tidak,” katanya, kepada Tribun Bali, Minggu (12/01/2020).
Namun prediksinya, apabila dampaknya meluas tentu akan berpengaruh. Mengingat Amerika Serikat adalah negara adidaya yang tindak tanduknya, jelas sangat berpengaruh pada dunia.
• Sepak Terjang Drone MQ-9 Reaper Algojo Canggih Milik AS yang Sukses Membunuh Jenderal Top Iran
• Terkuak Rudal Iran Hancurkan Pesawat Ukraina, Presiden Iran Sebut Kesalahan Tak Termaafkan
“Contoh mudahnya jalur perdagangan udara dan laut akan terganggu, pengiriman barang dan pergerakan jasa dan orang juga akan terganggu,” katanya.
Sehingga Bali dan Indonesia akan mendapatkan dampak dari kondisi ini.
“Jadi ekspor barang ke Eropa atau ke timur tengah dan Afrika akan terganggu,” katanya.
Sedangkan jika dampak pariwisata, kemungkinan akan menganggu kedatangan wisman dari Eropa dan Inggris. Dampaknya ini pun baru bisa terlihat pada bulan Januari atau Februari.
Untuk itu, Trisno mengajak semua stakeholder menjaga perdamaian. Ia berharap semua pihak mampu menjaga stabilitas keamanan dan hubungan baik. Sehingga kondisi ekonomi mampu terjaga dengan baik.
Secara internal Bali, satu cara untuk menjaga stabilitas ini adalah dengan perayaan Natal bersama perbankan, BMPD, dan masyarakat dengan tema "Hiduplah Sebagai Sahabat Bagi Semua".
• 5 Penjelasan Angkatan Bersenjata Iran Atas Insiden Jatuhnya Pesawat Ukraina Setelah Tertembak Rudal
• BREAKING NEWS: Iran Memohon Maaf Militernya Tak Sengaja Tembak Jatuh Pesawat Ukraina
Kepala Perwakilan Bank Indonesia sekaligus Ketua BMPD Bali, Trisno Nugroho, kembali menyampaikan bahwa pencapaian pertumbuhan ekonomi Bali yang di atas pertumbuhan nasional dengan tingkat inflasi lebih rendah dari nasional, adalah karena kuatnya jalinan persahabatan dan persaudaraan antara semua pihak. Khususnya antara Bank Indonesia dengan perbankan dan pemerintah serta pelaku usaha di Bali.
“ada era digital ini untuk berhasil kita tidak bisa mengandalkan kekuatan sendiri, tetapi kita harus bersinergi dan bekerjasama dengan semua pihak,” katanya.
• Iran Akhirnya Akui Tembak Jatuh Pesawat Ukraina Yang Berisi 176 Penumpang, Dikira Pesawat Musuh
• Video Pesawat Berpenumpang 176 Orang Jatuh di Iran, Cahaya Api Terlihat Di Angkasa
Ia juga mengingatkan agar di era digital ini berhati-hati dalam menerima informasi yang begitu banyak dan cepat melalui media sosial.
“Kita harus mampu menghindarkan diri dari penyebaran berita yang tidak benar,menyebarkan berita kebencian dan menyebarkan sikap intoleransi yang dapat merusak persahabatan dan persaudaraan serta harmoni kehidupan masyarakat Bali yang telah terbina selama ini,” tegasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/sejumlah-rudal-balistik-iran-meluncur-menuju-sasaran-tembak-pangkalan-militer-as-di-irak.jpg)