Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Ida Pedanda Gede Putra Pesaji Lebar Sehari Setelah Ultah ke-62, Kondisi Sehat Tanpa Keluhan Sakit

Ida Pedanda Gede Putra Pesaji dengan nama walaka Ida Bagus Putu Purwa Wijaya berpulang pada 29 Desember 2019 lalu

Tayang:
Penulis: Ida Ayu Made Sadnyari | Editor: Irma Budiarti
Dok
Ida Pedanda Gede Putra Pesaji. Ida Pedanda Gede Putra Pesaji Lebar Sehari Setelah Ultah ke-62, Kondisi Sehat Tanpa Keluhan Sakit 

Ida Pedanda Gede Putra Pesaji Lebar Sehari Setelah Ultah ke-62, Kondisi Sehat Tanpa Keluhan Sakit

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Ida Pedanda Gede Putra Pesaji dengan nama walaka Ida Bagus Putu Purwa Wijaya berpulang pada 29 Desember 2019 lalu.

Duka mendalam dirasakan oleh keluarga yang ditinggalkan secara tiba-tiba tanpa ada keluhan sakit sebelumnya.

Ida Pedanda meninggal dunia tepat sehari setelah perayaan ulang tahun yang ke-62, yang diperingati pada 28 Desember 2019 lalu.

“Pada 28 Desember Ida tepat berusia 62 tahun, benjangne Ida memargi. Dalam keadaan sehat tidak ada sakit apa pun,” ungkap putra Ida Pedanda, Ida Bagus Ngurah Agung Parasara, Rabu (15/1/2020), sesaat setelah upacara melelet di Geria Ageng Pesaji, Banjar Dangin Carik, Desa Dajan Peken, Tabanan, Bali.

Ida Pedanda selama ini disebut rutin melakukan medical check up dan hasilnya bagus.

Ida pun tidak ada mengonsumsi obat.

“Biasanya palingan kalau Ida muput sampai lima kali, Ida berkata ‘aduh enduk bayun ajik’, kemudian minum vitamin dan sehat kembali,” kenangnya.

Keluarga baru mengetahui Ida meninggal dunia pada pukul 20.00 Wita.

Gus Ngurah mengatakan, ia terakhir berkomunikasi dengan Ida Pedanda pada pukul 17.05 Wita, saat Ida Pedanda mencari bunga karena keesokan harinya Ida dijadwalkan muput karya.

Bahkan sudah ada jadwal muput di pura-pura besar di awal Januari 2020.

Setelah mencari bunga, sore hari biasanya Ida tidur, sekitar pukul 18.00 Wita masuk ke dalam kamar.

“Saat itu setelah berkomunikasi, saya ke luar membawa kasur ke rumah baru. Saya kira Ida tidur. Ratu istri datang ke kamar dan melihat Ida seperti tidur. Beberapa lama kemudian, saat mau mandi, Ratu istri membuka selendang dan dikibaskan ke tubuh Ida yang dikira tidur. Mereka memang suka bercanda. Saat dikibaskan tersebut, tidak ada respon, dan saat dipegang, ternyata tubuh Ida sudah dingin. Pukul delapan malam kami baru mengetahui Ida meninggal, pukul enam sore terlihat WhatsApp Ida masih aktif, mungkin sekitar itu Ida meninggal,” papar Gus Ngurah.

Setelah mengetahui Ida Pedanda tidak bangun saat dibangunkan, keluarga langsung memanggil dokter, dan dinyatakan telah meninggal.

Karena tidak dilakukan autopsi, jadi diperkirakan karena serangan jantung.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved