Kecewa dengan Pernyataan Jaksa Agung Soal Tragedi Semanggi, Adian Napitupulu: Saya Sakit Hati

Adian Napitupulu anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan mengkritisi dan mengaku kecewa terkait pernyataan Jaksa Agung Sanitiar (ST) Burhanuddin

Kecewa dengan Pernyataan Jaksa Agung Soal Tragedi Semanggi, Adian Napitupulu: Saya Sakit Hati
Tribunnnews / Herudin
Adian Napitupulu 

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA - Adian Napitupulu anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan mengkritisi dan mengaku kecewa terkait pernyataan Jaksa Agung Sanitiar (ST) Burhanuddin mengenai Tragedi Semanggi I dan II bukan termasuk pelanggaran HAM berat

Adian Napitupulu yang juga mantan aktivis inipun mengungkapkan bahwa Tragedi Semanggi I dan II adalah pelanggaran HAM berat

Sebagai informasi, rekomendasi pansus DPR tahun 2001 menyatakan bahwa tragedi Semanggi I dan II bukan pelanggaran berat HAM.

Menurut mantan aktivis mahasiswa di era reformasi tersebut, pernyataan politik dari DPR tidak menghapus kejahatan hukumnya.

"Saya sakit hati. Saya juga kecewa karena Kejaksaan Agung itu lembaga penegakan hukum. DPR itu lembaga politik.

Pernyataan politik tidak kemudian serta-merta menghilangkan peristiwa hukumnya dan kejahatan hukumnya," kata Adian ketika ditemui di Warung Komando, Tebet, Jakarta Selatan, Minggu (19/1/2020).

Adian berpandangan bahwa Jaksa Agung seharusnya berbicara dari segi proses penanganan hukum.

"Sebagai Jaksa Agung, dia harus bicara tentang bukti-bukti hukum, peristiwa-peristiwa hukum dan tindakan hukum. Bukan mengutip pernyataan politik," ungkap Adian.

Ia pun meminta adanya penegakan hukum terkait peristiwa tersebut.

Adian menuturkan bahwa Komnas HAM mengkategorikan tragedi tersebut sebagai pelanggaran HAM berat.

Halaman
12
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved