Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Yayasan Santo Thomas Orphanage di Buleleng Tidak Berizin, Dua Anak Dikabarkan Kabur

Yayasan Panti Asuhan Santo Thomas Orphanage di Buleleng Tidak Berizin, Dua Anak Dikabarkan Kabur

Tayang:
Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Tribun Bali/Ratu Ayu Astri Desiani
Foto: Yasinta Obe (kanan) menunjukan dokumen profil Yayasan Panti Asuhan Santo Thomas Orphanage, Senin (20/1/2020). Berdasarkan data Dinsos, yayasam ini tidak mengantongi izin. 

TRIBUN-BALI.COM , SINGARAJA - Yayasan Panti Asuhan Santo Thomas Orphanage yang terletak di Desa Baktiseraga, Kecamatan/Kabupaten Buleleng, Bali, tidak mengantongi izin.

Dinas Sosial Buleleng rencananya akan mengunjungi yayasan tersebut Selasa (21/1/2020).

Yayasan yang dipimpin oleh Stephanus Boik Nino ini diperkirakan didirikan sejak 10 tahun lalu.

Namun Dinas Sosial Buleleng sendiri baru mengetahui jika yayasan tersebut tidak memiliki izin setelah ada salah satu mantan anak pantinya bernama Yasinta Obe (30) melapor ke Dinas Sosial Buleleng.

Lahir Selasa Umanis Wariga, Banyak yang Mencintai, Menikmati Hidup Mewah Pada Umur Ini

Ramalan Zodiak Kesehatan 21 Januari, Cancer Minum yang Banyak, Pisces Jangan Malas

Ramalan Zodiak 21 Januari, Aries Jelajahi Tempat Baru, Gemini Saatnya Memulai Bab Baru Dalam Hidupmu

Yasinta pernah masuk ke yayasan itu pada tahun 2009 hingga 2011.

Ia kemudian keluar dari panti karena menikah.

Belakangan setelah Yasinta keluar, wanita asal NTT ini kerap mendegar keluhan dari anak-anak lain, yang merasa aktivitasnya terlalu dikekang oleh Stephanus.

Yasinta mengklaim, Stephanus tidak memperbolehkan anak-anak berinteraksi dengan tetangga lain hingga tidak dizinkan keluar untuk membuat tugas.

Berbeda saat dirinya masih berada di dalam yayasan.

Saat itu Yasinta merasa diperlakukan dengan sangat baik layaknya seperti anak Stephanus sendiri.

Lantaran tidak kuat dengan peraturan yang diberikan, Yasinta menyebut ada salah satu anak yang memutuskan untuk kabur dari yayasan itu.

Ia adalah Livia Lili Dasilva.

Atas hal tersebut, Yasinta kemudian melaporkan hal ini ke Dinas Sosial Buleleng.

"Anak-anak yang masuk di yayasan ini banyak dari NTT. Sekarang yang tersisa tinggal enam orang. Setahu saya sudah ada dua orang yang kabur," ucapnya.

Sementara Kepala Seksi Pemberdayaan Sosial, Perorangan, Keluarga Dan Kelembagaan Masyarakat, Dinas Sosial Buleleng, Nyoman Sutama tidak menampik jika pihaknya telah menerima laporkan dari Yasinta.

Bahkan dari hasil penelusuran data, yayasan tersebut memang tidak mengantongi izin.

Sutama pun menyebut, Selasa (21/1/2020) pihaknya berencana akan melakukan pengecekan dengan mengunjungi yayasan tersebut.

"Sejauh ini yang kami tau yayasan itu belum mengantongi izin.Besok (Selasa) akan kami telusuri juga apa benar banyak anak yang kabur. Jadi kami belum tau persis apa saja permasalahannya. Namun sudah kami cek di data memang yayasan itu tidak ada izinnya," ujarnya. (*)

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup E - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 00:00 WIB
Germany
Jerman
7 - 1
Curacao
Curacao
Grup F - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 03:00 WIB
Netherlands
Belanda
2 - 2
Japan
Jepang
Grup E - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 06:00 WIB
Ivory Coast
Pantai Gading
1 - 0
Ecuador
Ekuador
Grup F - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 09:00 WIB
Sweden
Swedia
5 - 1
Tunisia
Tunisia
Grup H - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 23:00 WIB
Spain
Spanyol
VS
Cape Verde
Tanjung Verde
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved