Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Seleksi PPK di Denpasar Banyak Peminat, Beban Kerja Rendah, Dapat Gaji Rp. 2,2 Juta

Seleksi PPK di Denpasar Banyak Peminat, 21 Orang Sudah Mendaftar di Hari Keempat, Beban Kerja Rendah, Dapat Gaji Rp. 2,2 Juta

Tayang:
Penulis: Ragil Armando | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Tribun Bali/Muhammad Fredey Mercury
Foto ilustrasi petugas PPK. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Jelang Pilkada Kota Denpasar yang akan diselenggarakan pada 23 September 2020 mendatang, KPU Denpasar mulai mempersiapkan diri untuk menyiapkan hajatan terbesar warga kota tersebut.

Salah satu persiapannya yaitu melakukan perekrutan tenaga ad hoc yakni Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK).

Antusiasme warga kota untuk ikut ambil bagian dalam Pilkada sangat besar, ini terlihat saat pendaftaran perekrutan PPK memasuki hari keempat, Selasa (21/1/2020).

Sebanyak 21 orang ikut mendaftar, berebut 3 kursi komisioner PPK di empat kecamatan se-Denpasar.

Kronologi Turis Tiongkok Nekad Swafoto & Tewas di Devil Tears Nusa Lembongan Klungkung, Abaikan Ini

Panglingsir Puri Klungkung Ungkap Pengakuan AWK Terkait Asal Gelar & Klaim sebagai Raja Majapahit

Ramalan Zodiak Cinta 22 Januari 2020, Aries Berpikirlah Positif, Gemini Jadilah Pasangan yang Bijak

Saat dikonfirmasi, Ketua KPU Denpasar, I Wayan Arsa Jaya mengatakan bahwa jumlah pendaftar paling banyak di Kecamatan Denpasar Utara berjumlah 8 orang, Kecamatan Denpasar Selatan 4 orang.

Di susul Kecamatan Denpasar Barat 4 orang dan Kecamatan Denpasar Timur ada 5 orang.

Ia juga menyebutkan bahwa dari jumlah tersebut, ada beberapa anak muda yang ikut dalam seleksi tersebut.

Arsa menyatakan calon penyelenggara yang dicari harus orang berintegritas tinggi.

Meski beban pemilihan Wali Kota tidak seberat Pileg dan Pilpres 2019 lalu, tapi tekanannya besar, karena konstestasinya dekat.

" Ya jadi terlepas daripada relatif adem peminatnya. Kami dari KPU Denpasar tetap penekanan persyaratan integritas itu merupakan hal utama. Kami akan berupaya sebaik mungkin dan sejauh mungkin agar nanti penylenggara yang terekrut memenuhi standar integritas, dilihat dari identitas dilihat dari backgroundnya, pengalamannya dan penilaian masyarakat," terangnya, di Kantor KPU Denpasar.

Ia berharap penyelenggaran pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota yang berintegritas.

Pendaftaran tersebut diketahui akan dilaksanakan sampai tanggal 24 Januari 2020 mendatang.

Untuk honorarium pun lebih besar dibandingkan pileg 2019 lalu.

Kenaikan honor sudah disetujui oleh pemerintah Kota Denpasar dalam hal penambahan anggaran.

Sebab proses penambahan anggaran berjalan setelah melakukan proses kesepakatan untuk hibah sebelumnya Rp 25 miliar dan penambahan ini kenaikan honorarium penyelenggara di PPK, PPS dan KPPS.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved