Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Tradisi Penuh Makna di Tahun Baru Imlek, Bagi-bagi Angpao hingga Melepas Burung Pipit

Perayakan Tahun Baru sangat kental dengan nuansa tradisi. Setiap tradisi yang dijalankan pun memiliki keunikan dan makna tersendiri.

Penulis: Meika Pestaria Tumanggor | Editor: Eviera Paramita Sandi
Tribun Bali/Firizqi Irwan
Masyarakat yang datang ke Vihara Dharmayana Kuta melaksanakan peribadatan yang dilakukan pada perayaan Tahun Baru China atau Imlek, Selasa (5/2/2019). 

Tak hanya itu, beberapa orang juga menyiapkan makanan keberuntungan seperti mie dengan cara tidak dipotong karena dianggap melambangkan umur panjang, sedangkan telur pitan melambangkan panjang umur.

Di sisi lain, makanan seperti bubur biasanya dihindari karena bagi masyarakat Tionghoa bubur melambangkan kemiskinan.

10. Melepas burung pipit

Makna tradisi Fang Sheng atau menerbangkan burung pipit dilakukan masyarakat Tionghoa agar memperoleh karma baik.

Melepas burung juga menjadi sebuah simbol menjalin hidup berkesinambungan dengan alam. Jumlah burung yang dilepaskan pun tidak sembarangan.

Ada perhitungan tersendiri yang dipercaya oleh masyarakat Tionghoa.

Jumlah burung yang dilepaskan yakni sebanyak usia kita ditambah 1.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved