Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Prabowo Dikritik Habis-habisan Sering ke Luar Negeri, Jokowi Beri Pembelaan Begini

Selain diplomasi, Jokowi menyebut kunjungan Prabowo ke berbagai negara itu juga dalam rangka melihat alat utama sistem pertahanan (alutsista)

Editor: Huda Miftachul Huda
Instagram/prabowo
Foto unggahan Prabowo di penghujung tahun 2019. 

TRIBUN-BALI.COM- Menteri Pertahanan Prabowo Subianto tengah dirundung kritik terkait kunjungan kerjanya ke sejumlah negara.

Namun Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan pembelaan.

Jokowi menegaskan, kunjungan kerja yang dilakukan Prabowo adalah dalam rangka diplomasi pertahanan.

"Kalau ada yang mempertanyakan Pak Menhan pergi ke sebuah negara, itu adalah dalam rangka diplomasi pertahanan kita, bukan yang lain-lain," kata Jokowi dalam sambutannya pada rapat pimpinan Kementerian Pertahanan 2020, Kamis (23/1/2020) pagi.

Jika Maju di Pilpres 2024, Sandiaga Uno Tak Mau Melawan Prabowo, Dia Mentor Saya

Detik-detik Kapal yang Ditumpangi Wartawan Istana Terbalik Setelah Meliput Jokowi

Prabowo Tanggapi Pernyataan Jokowi soal Sandiaga Uno yang Disebut Capres Masa Depan

Selain diplomasi, Jokowi menyebut kunjungan Prabowo ke berbagai negara itu juga dalam rangka melihat alat utama sistem pertahanan (alutsista) yang akan dibeli oleh Indonesia.

"Bagus atau tidak bagus. Benar atau tidak benar. Bisa digunakan atau tidak bisa digunakan, semua dicek secara detail," ucap Jokowi.

"Dan itu sudah kami diskusikan dengan Pak Menhan, tidak sekali dua kali. Banyak yang enggak tahu," kata dia.

Jokowi justru balik mengkritik pihak-pihak yang mengkritik Prabowo, yang merupakan rivalnya pada Pilpres 2014 dan Pilpres 2019 itu.

"Kalau ada yang bertanya belum ngerti urusan diplomasi pertahanan," kata Jokowi.

Hingga saat ini, tercatat sudah ada tujuh negara yang dikunjungi Prabowo.

Kritik kepada Prabowo sebelumnya datang dari Partai Keadilan Sejahtera, salah satu parpol yang mengusungnya pada Pilpres 2014 dan 2019.

Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera mengingatkan mengenai pesan Presiden Joko Widodo yang sempat menyatakan bahwa kunjungan kerja (kunker) keluar negeri atau studi ke luar negeri juga bisa dilakukan melalui ponsel.

"Pak Jokowi saat 16 Agustus 2019 lalu mengingatkan agar meminimalkan kunjungan ke luar negeri. Bahkan secara demonstratif beliau menunjukkan via HP-nya, kunjungan luar negeri bisa melalui HP (ponsel). Dunia sudah terkoneksi," kata Mardani kepada wartawan, Jumat (17/1/2020).

Selain itu, kata dia, kunjungan kerja ke luar negeri mesti memiliki tujuan yang jelas.

Mardani berharap ada timbal balik yang setimpal dari kunjungan kerja Prabowo ke tujuh negara itu.

Walikota Harap Sekolah Hasilkan Wirausaha Pemula, Kebudayaan Jadi Pilar Menuju Generasi Emas

Jokowi Sebut Sandiaga Uno Capres Masa Depan, PDI-P: Kami Sudah Punya Ganjar, Puan, dan Bu Risma

Menantu dan Putra Sulung Maju dalam Persaingan Pilkada, Ini Jawaban Jokowi soal Dinasti Politik

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved