Agar Tidak Rewel, Berikut Tips Membawa Balita Naik Pesawat
Setiap orangtua pasti pernah merasa khawatir ketika akan melakukan perjalanan jauh menggunakan transportasi umum bersama buah hati.
TRIBUN-BALI.COM - Setiap orangtua pasti pernah merasa khawatir ketika akan melakukan perjalanan jauh menggunakan transportasi umum bersama buah hati.
Sebab, membawa balita naik transportasi umum pastinya membutuhkan persiapan khusus.
Membawa balita pergi naik pesawat terbang mungkin membuat orangtua takut anaknya rewel mengganggu penumpang lainnya.
Nah, berikut tips penting yang harus kamu ketahui saat berpergian naik pesawat bersama anak kecil.
• BREAKING NEWS! 3 Turis China di Bali Diduga Terjangkit Virus Corona Saat Ini Diisolasi di RS Sanglah
• Curhat Sedih Teddy, Lihat Gergaji Saat Autopsi Jenazah Lina Zubaedah, Hampir Pingsan
• Waspada Penipuan Lewat WhatsApp, Begini Modus-modusnya, Mengaku Sebagai Kerabat Hingga Teman
1. Ketahui aturan maskapai untuk penumpang balita
Setiap maskapai punya peraturan berbeda mengenai penumpang bayi.
Mulai dari usia yang dianjurkan, harga tiket, jatah bagasi, dan fasilitas lain yang tersedia seperti keranjang bayi.
Sebelum memesan tiket wajib untuk mengetahui aturan maskapai untuk penumpang bayi.
Misalnya ada maskapai yang membutuhkan surat keterangan dokter untuk bayi usia tertentu, harga tiket bayi 10-30 persen dari orang dewasa, atau justru gratis.
Serta pada usia berapa anak harus mendapat tempat duduk sendiri (tidak bisa dipangku orang tua).
• Meremajakan Kulit Tidak Harus dengan Produk Kecantikan, Ini yang Harus Dilakukan
• Punya Riwayat Perjalanan ke China, Satu Pasien di Indonesia Ini Diduga Terinfeksi Virus Corona
• Mengenal Lebih Dekat Drone Elang Hitam Buatan Lokal, Mampu Terbang hingga 30 Jam Nonstop
2. Siapkan perlengkapan balita untuk dibawa ke bagasi kabin
Siapkan satu tas ukuran kabin berisi perlengkapan bayi, seperti popok, tisu basah, kantung kecil, baju cadangan bayi, susu dan makanan bayi (termasuk ASI yang sudah dipompa), kain yang dapat dijadikan selimut untuk bayi dan celemek menyusui bayi, serta mainan.
Untuk air panas, jika kamu menumpang maskapai berbiaya penuh dapat meminta ke pramugari.
Jika maskapai berbiaya rendah, air panas biasanya dijual.
3. Sampai di bandara lebih awal
Tibalah di bandara lebih awal, agar tidak perlu terburu-buru saat check in.
Kamu juga dapat menyesuaikan waktu tiba di bandara dan waktu keberangkatan dengan jadwal tidur bayi, agar selama di pesawat bayi cepat terlelap.
• Ramalan Zodiak Hari Ini Jumat 24 Januari 2020, Dengarkan Nalurimu Capricorn
Misalnya jadwal keberangkatan bayi bukanlah waktu tidurnya, tiba di bandara lebih awal, bermain bersama bayi, memberi makan akan membuatnya lebih mudah tidur saat di pesawat.
4. Saat di pesawat usahakan untuk menyusui bayi ketika pesawat lepas landas dan mendarat
Menelan akan mencegah bayi dari mengalami kesakitan telinga akibat perubahan tekanan udara.
Empeng juga dapat menolong. Jika bayi nampak resah dan rewel, ajak berkeliling di lorong kabin dan melihat-lihat, ajak beraktivitas dan bermain agar bayi tidak bosan.
Jika masih resah, cari tahu apakah bayi kedinginan atau lapar.
Intinya jangan merasa sungkan untuk meminta bantuan dari kru kabin sekiranya kamu butuh pertolongan.
Jangan juga merasa bersalah atau terintimidatif ketika membawa bayi menumpang di pesawat. (*)
Artikel ini telah tayang di Tribun Travel dengan judul "4 Tips Naik Pesawat Bersama Balita, Supaya Tak Rewel dan Ganggu Penumpang Lain"