Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Dihajar Massa hingga Koma, Terduga Maling Helm di Kuta Meninggal Dunia

Terduga pelaku pencurian helm di Kuta meninggal dunia setelah sempat koma karena dihajar massa

Tayang:
Penulis: Zaenal Nur Arifin | Editor: Irma Budiarti
Tribun Bali/Prima
Ilustrasi mayat - Dihajar Massa hingga Koma, Terduga Maling Helm di Kuta Meninggal Dunia 

Dihajar Massa hingga Koma, Terduga Maling Helm di Kuta Meninggal Dunia

Laporan Wartawan Tribun Bali, Zaenal Nur Arifin

TRIBUN-BALI.COM, KUTA - Terduga pelaku pencurian helm yang tertangkap basah oleh warga lalu diamankan dan dihakimi massa di Kuta, Badung, Bali, dikabarkan sempat koma hingga akhirnya meninggal dunia.

Siang ini terduga pelaku tersebut dikabarkan meninggal dunia di RSUP Sanglah setelah mendapatkan perawatan tim medis.

“Dia sudah meninggal. Terlepas benar atau tidaknya ia mencuri, yang jelas sudah muncul pidana baru,” ungkap Kanit Reskrim Polsek Kuta, Iptu I Putu Ika Prabawa, Sabtu (25/1/2020).

Iptu Putu Ika menambahkan, mensrea dari terduga pelaku pencurian helm belum bisa ditemukan. 

Menurut penuturan polisi, terlihat dari CCTV sepanjang Jalan Legian, Kuta, Badung, Bali, terduga pelaku tampak linglung.

Saat disinggung apakah pihak keluarga akan melaporkan kasus ini ke kepolisian khususnya Polsek Kuta?

Iptu Putu Ika menjawab, pihak keluarga akan melaporkannya.

“Ada, sedang proses, sabar. Masih menunggu laporan resmi pihak keluarga,” jawabnya.

Mengenai identitas lengkap terduga pelaku dan kronologi kasus tersebut, Iptu Putu Ika saat ini masih menunggu laporan resmi pihak keluarga, baru setelah itu bisa diberitahukan datanya.

Seperti diberitakan sebelumnya, dua postingan video di akun facebook @Eka Wira yang diunggah sekira 8 jam lalu, dengan keterangan, “Maling sakti pakai ilmu kebal, borgol  pun gak mempan. Dikasi hati minta jantung”.

Terlihat pada video tersebut, seseorang diduga melakukan pencurian, lalu tertangkap basah dan diamankan warga sekitar.

Ia kemudian dibawa ke Pos Jaga Polsek Kuta yang ada di dekat Monumen Ground Zero Legian, lalu dihakimi oleh warga.

Kedua tangannya sempat diborgol oleh warga yang meminjam borgol seorang sekuriti di sekitar lokasi.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved