Waspada Virus Corona di Bali
Antisipasi Virus Corona, Pemda Karangasem Akan Menggelar Nangluk Merana
Pemerintah Daerah (Pemda) Karangasem berencana mengelar nangluk merana di Pura Penataran Agung Desa Adat Padang Bai
Penulis: Saiful Rohim | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
TRIBUN-BALI.COM, AMLAPURA - Pemerintah Daerah (Pemda) Karangasem berencana mengelar nangluk merana di Pura Penataran Agung Desa Adat Padang Bai, Kecamatn Manggis, Karangasem, Bali.
Prosesi persembahyangan nangluk merana rencananya dilakukan, Rabu (29/1/2020) sekitar pukul 09.00 Wita, dihadiri pejabat.
Sembahyang nangluk merana dilakukan untuk mengantisipasi virus corona masuk ke Karangasem.
Acara ini merupakan inisiatif Bupati Karangasem, I Gusti Ayu Mas Sumatri.
• 5 Fakta Penangkapan Petinggi Sunda Empire, Raden Ratnaningrum Melempar Senyum
• Selama Tahun 2019 Jumlah Investor Saham di Bali Tumbuh 41,91 Persen
• Akhirnya Viral, Begini Awal Mula Driver Ojol Perempuan Dilempar Susu oleh Pegawai Kedai Kopi
Pendekataan niskala ditempuh mengingat virus corona sangat membahayakan.
Bupati telah meminta Kabag Kesra untuk menyiapkannya.
Upacara Nangluk Merana adalah prosesi upacara yang digelar secara rutin setiap tahun oleh Pemerintah Daerah Karangasem.
Tujuannya untuk memohon keselamatan Bali dan Karangasem khususnya, agar dijauhkan dari hal yang negatif.
Terutama sejumlah bencana yang terjadi di Negera Indonesia.
“Saya telah memerintahkan Kabag Kesra guna meminta dewasa kepada Ida Pedanda Gede Wayan Pasuruan dari Gria Kawan Sibetan,” jelas Gusti Ayu Mas Sumatri, Selasa (28/1/2020).
Nangluk merana berarti mencegah atau menghalangi hama, ritual untuk penolak bala.
Dalam petunjuknya, ritual nangluk merana dilakukan, Rabu (29/1/2020), tepatnya Buda Wage Wuku Warigadian.
Rencananya proses ini akan dipuput Sulinggih Siwa Budha yakni Ida Pedanda Gede Wayan Tianyar & Ida Pedande Gede Nyoman Jelantik Dwaja.
Pihaknya berharap acara berjalan lancar.
Ritual nangluk merana juga disampaikan Karangasem.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/ribuan-umat-hindu-melakukan-persembahyangan-hari-raya-kuningan-di-pura-agung-jagatnatha.jpg)