Ini Hasil Otopsi Pemuda yang Dikeroyok hingga Tewas Mengenaskan di Kuta, Empat Orang Jadi Tersangka

Ini Hasil Otopsi Pemuda yang Dikeroyok hingga Tewas Mengenaskan di Kuta, Empat Orang Jadi Tersangka

Ini Hasil Otopsi Pemuda yang Dikeroyok hingga Tewas Mengenaskan di Kuta, Empat Orang Jadi Tersangka
TRIBUN LAMPUNG/Indra Simanjuntak
ilustrasi 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Viral di Bali, beredar video seorang pria yang dituding mencuri helm dikeroyok sejumlah orang di depan Monumen Bom Bali, Legian, Kuta, Badung, Jumat (24/1/2020) silam.

Peristiwa pengeroyokan tersebut berakhir tragis, pasalnya pemuda yang belum terbukti mencuri tersebut akhirnya tewas.

Tim forensik RSUP Sanglah telah menemukan bukti penyebab kematian korban atas nama M Lutfi (27) asal Jember, Jawa Timur.

Berdasar hasil autopsi yang dilakukan pada Senin (29/1/2020), Kepala Bagian SMF Forensik RSUP Sanglah, dr Ida Bagus Alit menemukan adanya luka akibat benda tumpul di bagian kepala dan leher korban.

''Ada ditemukan luka kekerasan tumpul pada kepala dan leher korban,'' ungkap Alit.

Alit melanjutkan, kekerasan pada bagian kepala ini menimbulkan perdarahan serius di dalam rongga tengkorak.

Sementara, kekerasan pada bagian leher mengakibatkan mati lemas.

"Kekerasan tumpul pada kepala. Kekerasan pada leher secara tersendiri bisa menyebabkan kematian," jelasnya.

Terkait aksi main hakim sendiri itu, pihak keluarga korban pun tak menerimanya.

Pihak keluarga pun melayangkan laporan polisi.

Halaman
123
Penulis: eurazmy
Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved