Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Astronom Temukan Planet Terpanas dengan Suhu Permukaan 4.300 Derajat Celcius

Para astronom telah menemukan banyak planet gas yang mengorbit pada sebuah bintang di luar tata surya. Planet ini memiliki kondisi yang ekstrem

Editor: Irma Budiarti
EXTREME TECH via Kompas.com
KELT-9b adalah exoplanet (planet yang berada di luar tata surya) terpanas yang pernah ditemukan. Astronom Temukan Planet Terpanas dengan Suhu Permukaan 4.300 Derajat Celcius 

Astronom Temukan Planet Terpanas dengan Suhu Permukaan 4.300 Derajat Celcius

TRIBUN-BALI.COM - Astronom Temukan Planet Terpanas dengan Suhu Permukaan 4.300 Derajat Celcius

Para astronom telah menemukan banyak planet gas yang mengorbit pada sebuah bintang di luar tata surya.

Planet-planet yang disebut sebagai “hot Jupiter” ini memiliki kondisi yang ekstrem, salah satunya KELT-9b.

KELT-9b adalah exoplanet (planet yang berada di luar tata surya) terpanas yang pernah ditemukan.

Planet ini ditemukan pada 2017, mengorbit sebuah bintang dengan jarak sekitar 760 tahun cahaya.

Berapa suhu planet ini?

Para astronom mengetahui suhu di permukaannya saja mencapai 7.800 derajat Fahrenheit, atau sekitar 4.300 derajat Celcius.

Mengutip Extreme Tech, Rabu (29/1/2020), KELT-9b lebih panas dibanding beberapa bintang yang pernah ditemukan.

Bertengkar Dengan Pacar Karena Kurang Perhatian ? Coba 6 Cara Menjadi Orang yang Penuh Perhatian Ini

Timeless Mendunia, Super Junior Donasi Masker untuk Selamatkan Anak-anak dari Ancaman Virus Corona

KELT-9b jelas tidak bisa ditinggali makhluk hidup.

Namun, eksistensinya memberikan pencerahan bagi para astronom dan ilmuwan tentang kondisi planet-planet di gugusan bintang lainnya.

Observasi terakhir lewat teleskop luar angkasa Spitzer menyebutkan bahwa temperatur ekstrem pada KELT-9b berdampak besar terhadap atmosfernya.

Data dari Spritzer menyebutkan bahwa atmosfer perlahan hilang karena suhu planet yang terlalu panas.

Dengan kondisi planet yang panas seperti itu, ilmuwan memprediksi, tidak ada molekul yang bisa bertahan.

Bahkan, molecular hydrogen yang merupakan partikel terkecil dan paling sederhana pun tidak bisa bertahan.

Akibat Virus Corona Wisman China ke Bali Turun, Pemprov Berupaya Genjot Negara Lain

Nelayan Pencari Gurita Hilang di Perairan Nusa Dua, Tim SAR Lakukan Pencarian

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved