Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Gedung Kelas SDN 2 Tibubeneng Badung Ambruk, Siswa Terpaksa Dibagi Dua di 2 Kelas

Cuaca ekstrim seperti hujan deras dan angin kencang yang menimpa kabupaten Badung membuat atap sekolah di Sekolah Dasar Negeri 2 Tibubeneng ambruk

Tribun Bali/I Komang Agus Aryanta
Kondisi plafon di SD N 2 Tibubeneng yang kondisinya jebol pada ruang kelas VI A, Jumat (31/1/2020) 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Cuaca ekstrim seperti hujan deras dan angin kencang yang menimpa kabupaten Badung, Bali membuat atap sekolah di Sekolah Dasar Negeri 2 Tibubeneng ambruk, Jumat (31/1/2020).

Robohnya atap plafon di sekolah tersebut diperkirakan terjadi pada Kamis (30/1/2020) malam

Pantauan dilapangan, plafon yang jebol tidak hanya terjadi pada satu kelas saja.

Namun terjadi pada dua kelas yakni pada kelas VI A, dan pada ruangan Lab Komputer.

Menurut Sri Mulyani, Milenial Kini Bangga Dipajaki Hal Ini Sungguh Menyentuh Hati Saya

Kisah Pilu Keluarga di China karena Virus Corona, Ayah & Adik Diisolasi, Remaja Ini Ditemukan Tewas

Satgas Waspada Investasi Keluarkan Daftar Nama Fintech dan Investasi Ilegal yang Di-blacklist

Kondisi ruangan pada kelas VI A terlihat sangat parah pasalnya plafon yang jebol diameternya sangat luas.

Kelas itu pun sekarang tidak bisa digunakan.

Pada ruangan lab komputer, plafonnya juga jebol sehingga tidak layak kembali digunakan.

Bahkan bagian lain plafonnya juga mengarah keatas sehingga terlihat plafonnya bolong..

Tidak hanya bagian plafon yang jadi masalah.

Beberapa genteng pun ikut jatuh sehingga beberapa ruangan digedung tersebut menjadi bocor.

Salah satu guru kelas VI C SD N 2 Tibubeneng, I Putu Joniawan saat ditemui dilokasi mengatakan jebolnya plafon diperkirakan terjadi pada Kamis (30/1/2020) kemarin.

Pasalnya hingga siswa pulang pada pukul 15.00 WITA kondisi sekolah tidak dalam keadaan rusak.

"Sepertinya mulai malam itu jebol. Kan terjadi angin kencang dan hujan yang lebat," ujarnya.

Pihaknya mengatakan, untuk kelas VI A, saat ini kondisi gedungnya tidak bisa digunakan.

Bahkan pihaknya trauma jika plafon tersebut akan ambruk lagi.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved