Peneliti Ungkap Alasan Orang yang Pernah Selingkuh Akan Melakukan Kesalahan yang Sama

Menurut para pakar cinta di Kelas Cinta, orang yang sekali selingkuh akan selamanya tukang selingkuh.

Peneliti Ungkap Alasan Orang yang Pernah Selingkuh Akan Melakukan Kesalahan yang Sama
cosmopolitan.co.id
ILUSTRASI SELINGKUH. 

TRIBUN-BALI.COM -- Menurut para pakar cinta di Kelas Cinta, orang yang sekali selingkuh akan selamanya tukang selingkuh.

Sebab, semua orang memiliki potensi untuk selingkuh walaupun tidak merasa demikian.

Namun, pernahkah Anda bertanya-tanya, mengapa si dia yang sudah berjanji tidak akan pernah selingkuh lagi tetap mengulang perbuatannya?

Menurut sebuah studi yang dipublikasikan dalam Nature Neuroscience, hal ini ada hubungannya dengan bagaimana tanggapan otak dan perasaan manusia terhadap tindakan berbohong.

5 Manfaat Es Batu Untuk Kecantikan, Bikin Wajah Lebih Cerah Hingga Menghilangkan Mata Panda

7 Trik Makeup Ini Bisa Membuat Pipi yang Tembem Jadi Terlihat Tirus, Apa Kamu Sudah Mencobanya ?

Dari Banyaknya Tawaran Film Sepanjang Tahun, Luna Maya Hanya Terima Dua Peran Ini 

Untuk mendeteksi hal ini, para peneliti di University College meminta para partisipan untuk membantu pasangan mereka menebak isi koin dalam gambar sebuah kaleng yang diburamkan.

Akan tetapi, bila tebakan pasangan tersebut melebihi jumlah koin yang ada, partisipan akan mendapatkan hadiah uang.

Alhasil, para partisipan pun berbohong dan melebih-lebihkan isi kaleng tersebut.

Para peneliti kemudian mengamati amygdala, bagian dari otak yang mengatur emosi, selama partisipan berbohong.

5 Jenis Nutrisi Ini Tidak Ada pada Sayur dan Buah-buahan, Vegetarian Harus Cari Sumber Lain

Akan Dipindah ke Ibu Kota Baru, Ini Respons ASN di Pusat

WHO Tetapkan Status Darurat Dunia atas Mewabahnya Virus Corona yang Membunuh 212 Orang di China

Ternyata, semakin sering partisipan berbohong, reaksi amygdala semakin menurun yang berarti rasa penyesalan juga semakin berkurang.

Hal ini sama dengan ketika pasangan Anda berbohong mengenai ke mana dia pergi dan siapa yang dia temui.

Penulis studi tersebut dan peneliti dari Princeton Neuroscience Institute, Neil Garrett, mengatakan, mungkin pada saat pertama kali Anda selingkuh, Anda merasa tidak enak dan bersalah.

Namun, di kali berikutnya, rasa bersalah berkurang dan perselingkuhan menjadi lebih besar.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Studi Ungkap Mengapa Tukang Selingkuh Susah Berubah"

Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved