Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Waspada Virus Corona di Bali

Kehilangan Turis China Akibat Virus Corona, Bali Bisa Bidik Wisman Jepang

Merebaknya virus corona di China berdampak bagi Bali, terutama akan kehilangan turis China. Bali bisa membidik wisman Jepang sebagai pasar potensial

Penulis: AA Seri Kusniarti | Editor: Irma Budiarti
Tribun Bali/I Nyoman Mahayasa
Sejumlah turis China mendominasi kunjungan di Pantai Kelan, Badung, Selasa (23/10/2018). Kehilangan Turis China Akibat Virus Corona, Bali Bisa Bidik Wisman Jepang 

Kehilangan Turis China Akibat Virus Corona, Bali Bisa Bidik Wisman Jepang

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Merebaknya virus corona di China berdampak bagi Bali, terutama akan kehilangan wisatawan mancanegara (wisman) asal negeri Tirai Bambu.

Kedatangan wisman China ke Bali mencapai 1,3 juta dari total wisman yang datang pada 2019 sebanyak 6,3 juta.

Hal ini pun menjadi kekhawatiran banyak pihak, satu di antaranya pelaku pariwisata.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Tokyo, Causa Iman Karana, memberikan saran agar pelaku wisata dan pemerintah gencar membidik wisman asal Jepang.

Pasalnya, wisman negeri Sakura tersebut potensial dan tidak kalah berkualitas dari wisman lainnya.

Ia menyebutkan, pada November 2019 warga Jepang yang plesiran ke luar negeri mencapai 1.642.332 orang.

Kemudian dari Januari sampai November 2019 (ytd), warga Jepang yang plesiran ke luar negeri mencapai 18.368.349 orang.

“Angka ini tentu cukup besar, jika Bali dan Indonesia bisa menjadi destinasi tujuan utama warga Jepang,” sebutnya.

Berdasarkan data saat ini tiga besar wilayah yang dikunjungi warga Jepang adalah Korea, Taiwan, dan Hongkong.

“Tapi kini Hongkong sedang ada isu demo, dan hubungan Korea dengan Jepang tidak terlalu bagus. Sehingga kunjungan Jepang ke Korea juga kurang, ini bisa dimanfaatkan Bali dan Indonesia,” tegasnya.

WNA Punya Riwayat Perjalanan ke China Ditolak Masuk Bali, Cegah Penyebaran Virus Corona ke Indonesia

Pekerja Rumah Sakit Corona Leishenshan Diupah Rp 2 Juta Per Hari dan Diberi Fasilitas Ini

Kendalanya kata Cik, sapaan akrabnya, belum ada flight langsung Tokyo-Bali selain maskapai Garuda Indonesia.

“Kalau bisa Pemprov Bali melakukan pendekatan ke maskapai asal Jepang, agar dibuka direct flight langsung Jepang ke Bali,” ucapnya.

Bandara Ngurah Rai Catat Dua Prestasi Periode Januari 2020

Mengawali pencatatan pergerakan lalu lintas angkutan udara (LLAU) di tahun 2020, Bandara Ngurah Rai mencatat dua prestasi pada pencatatan di bulan Januari 2020 ini.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved