Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Faktor Keturunannya Kecil, Kanker Bisa Dipicu Gaya Hidup 

“Faktor keturunan ada tetapi bukan penyakit keturunan dan masyarakat harus tau,” ujar Sudarsa

Tayang:
Tribun Bali/Ni Luh Putu Wahyuni Sari
Kegiatan World Cancer Day di RSUP Sanglah, Jumat (7/2/2020) 

Sedangkan jika kanker ditemukan pada stadium yang sudah lanjut, maka pengobatannya akan semakin sulit dan membutuhkan biaya yang lebih besar. 

Sayangnya di Indonesia, biasanya pasien kanker yang datang sudah dalam stadium yang lanjut. Sehingga membutuhkan biaya yang lebih besar. 

Sudarsa menambahkan, kanker bukan penyakit menular dan faktor keturunannya kecil.

Jadi misalkan ada keluarga yang terkena kanker payudara faktor keturunannya hanya 5%. 

“Faktor keturunan ada tetapi bukan penyakit keturunan dan masyarakat harus tau,” ujar Sudarsa

Selain itu, pencegahan kanker bisa dimulai dengan hindari faktor-faktor yang berisiko kanker. 

Penyakit kanker sendiri, pada umumnya mengenai usia lanjut. Namun sekarang sudah bergeser ke usia produktif karena faktor gaya hidup.

Dr. Sudarsa mengatakan, kebanyakan pasien sekarang lebih mencari pengobatan alternatif dibandingkan ke dokter.

Hal itu yang menyebabkan keterlambatan penanganan. 

Menurut data 60-70% keterlambatan pasien datang ke rumah sakit karena pasien lebih memilih ke pengobatan alternatif dahulu. 

Sehingga saat datang ke rumah sakit kankernya menjadi stadium lanjut. 

Edukasi di masyarakat tentang penyakit kanker harus lebih ditingkatkan lagi. Agar masyarakat bisa menjalani pola hidup yang lebih sehat lagi.  (*)

Sumber: Tribun Bali
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved