Wandhira Optimis Ada Parpol Berani Tantang PDIP di Pilkada Denpasar 2020
Pihaknya masih berharap ada parpol-parpol yang tergerak bersama-sama Golkar menantang PDIP
Penulis: Ragil Armando | Editor: Irma Budiarti
Wandhira Optimis Ada Parpol Berani Tantang PDIP di Pilkada Denpasar 2020
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Merapatnya banyak parpol ke PDIP di Pilkada Denpasar 2020 membuat amunisi partai berlambang moncong putih tersebut semakin besar.
Berbagai manuver parpol tersebut disikapi Ketua DPD II Golkar Denpasar, Wayan Mariyana Wandhira, Jumat (7/2/2020).
Kepada Tribun Bali, ia mengaku menghormati manuver dari parpol-parpol tersebut.
Menurutnya, hal tersebut merupakan hak politik bagi partai politik.
Seperti diketahui, PSI dan Gerindra memastikan diri bergabung dengan PDIP mengusung IGN Jaya Negara alias Gung Jaya sebagai Calon Wali Kota Denpasar di Pilkada Denpasar 2020.
Bahkan, gabungan dari tiga partai tersebut mencapai 62,22 persen.
Dukungan ini diperkirakan akan bertambah dari Demokrat yang juga sedang melakukan penjajakan dengan PDIP.
Jika Demokrat memutuskan bergabung dengan barisan PDIP, maka kekuatan koalisi PDIP bertambah menjadi 71 persen lebih.
"Melihat perkembangan banyak partai yang merapat ke PDIP, itu hal yang sah-sah saja, kami hormati itu," katanya.
Pihaknya mengaku tidak khawatir dengan adanya berbagai manuver tersebut.
Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar ini menegaskan pihaknya masih berharap ada parpol-parpol yang tergerak bersama-sama Golkar menantang PDIP.
Seperti diketahui, ada tiga partai di DPRD Denpasar yang belum menentukan sikapnya di Pilkada Denpasar 2020, yakni NasDem, Hanura, dan Demokrat.
Berdasarkan hasil Pileg 2019, PDIP berjumlah 22 kursi atau 48,89 persen.
Kemudian, Gerindra berjumlah 4 kursi DPRD Denpasar atau 8,89 persen suara parlemen, Demokrat punya 4 kursi setara 8,89 persen.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/i-wayan-mariyana-wandhira_20160623_105330.jpg)