Suambara Terlalu Kuat Banting Setir, Mobil Terperosok di Pupuan Tabanan
Warga di Jalan Pupuan Tabanan digegerkan kecelakaan sebuah mobil warna putih yang jatuh ke perkebunan
Penulis: I Made Prasetia Aryawan | Editor: Irma Budiarti
Suambara Terlalu Kuat Banting Setir, Mobil Terperosok di Pupuan Tabanan
TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Warga di Jalan Pupuan-Antosari, Banjar Paka, Desa Sanda, Pupuan, Tabanan, Bali, digegerkan kecelakaan sebuah mobil warna putih yang jatuh ke perkebunan, Minggu (9/2/2020).
Tak ada korban jiwa, hanya saja satu orang mengalami luka ringan dan sebagian mobil mengalami kerusakan.
Informasi yang dirangkum Tribun Bali menyebutkan, kecelakaan terjadi sekitar pukul 17.30 Wita.
Saat itu mobil Toyota Rush warna putih yang dikemudikan I Made Suambara melaju dari arah Utara (Pupuan) menuju Selatan (Selemadeg Barat) di jalur yang lurus.
Namun setibanya di TKP, mobil yang dikemudikan pria asal Banjar Pasekan Buduk, Mengwi, Badung, mengangkut keluarganya ini, hendak mendahului kendaraan lain.
Namun, ketika menyalip, mobil melewati marka as jalan sebelah kanan.
Suambara berusaha banting setir ke kiri, tapi karena terlalu kuat, mobil tergelincir hingga nyelonong jatuh ke perkebunan warga.
Akibatnya, mobil terperosok dan mengakibatkan seorang luka ringan.
Sebagian bodi kendaraan mengalami kerusakan.
"Jadi mobil tersebut sempat oleng dan kemudian tergelincir saat hendak membanting setir," ungkap Kapolsek Pupuan, AKP I Kade Ardika, Minggu (9/2/2020).
Kapolsek melanjutkan, mobil tersebut bermuatan lima orang dan berencana pulang ke Mengwi.
Tak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, hanya sopirnya yang mengalami luka ringan dan sudah diobati di TKP.
Kerugian ditafsir hingga Rp 30 juta karena kendaraannya mengalami kerusakan.
"Semua penumpang sudah balik pulang ke Mengwi dijemput keluarganya setelah diobati," tandas Kapolsek.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/mobil-terperosok-ke-kebun-di-desa-sanda-tabanan.jpg)