Bali United
CEO Bali United Ungkap Penyebab Batalnya Stadion Dipta Bali Jadi Venue Piala Dunia U20
Kepastian Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar, Bali menjadi tuan rumah atau venue gelaran Piala Dunia U20 tahun 2021 akhirnya terungkap.
Penulis: Marianus Seran | Editor: Ady Sucipto
CEO Bali United Ungkap Penyebab Batalnya Stadion Dipta Bali Jadi Venue PD U20
TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Kepastian Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar, Bali menjadi tuan rumah atau venue gelaran Piala Dunia U20 tahun 2021 akhirnya terungkap.
Ternyata, stadion kebanggaan warga Bali ini batal menjadi satu di antara venue pertandingan Piala Dunia U20.
Hal ini disampaikan langsung CEO Bali United Yabes Tanuri di Stadion Dipta Gianyar, Kamis (13/2).
“Stadion Dipta Gianyar bukan mengundurkan diri sebagai venue Piala Dunia U20, tetapi di sini diperlukan lapangan latihan lima. Kita tak punya. Secara infrastruktur pendukung kita belum ada,” tegas Yabes Tanuri.
Sejak dahulu, memang Bali yang dikenal sebagai surga bagi para wisatawan dan destinasi pariwisata.
Namun, belum memiliki infrastruktur olahraga bertaraf internasional. Pemerintah Provinsi Bali memandang sebelah mata keolahragaan di Bali.
Dampaknya event olahraga level dunia, batal mendarat di Bali.
“Pertama, kita belum ada lapangan latihan, kedua lapangan itu harus ada lampu di setiap lapangan minimal 1200 lux (penerangan seperti di Dipta Gianyar),” kata jelas Yabes Tanuri.
Dia mengatakan, untuk lapangan latihan di Bali, hanya ada Gelora Samudra Kuta dan Trisakti Legian. Masih perlu tiga lapangan lagi.
“Harusnya tempat kita di Pantai Purnama (training center Bali United). Tapi kita belum bisa memasang lampu semuanya.
Kebutuhan kita tidak semua pasang lampu, hanya satu lapangan , itupun lampu nya cuma 700 lux. Standar Liga, 800 lux hingga 1200 lux,” jelas Yabes Tanuri.
Usul Jadi Home Base Wasit
CEO Bali United Yabes Tanuri, menilai tak masalah bila Bali gagal menjadi tuan rumah Piala Dunia U20 tahun 2021.
Yabes Tanuri dan manajemen Bali United tetap beruang mengusulkan agar Bali bisa menjadi venue pandamping atau menjadi home base para wasit.
“Kita bisa ajukan sebagai pendamping atau tempat para wasit. Mereka bisa punya tempat satu di Bali dan bisa training di sini, "kata Yabes Tanuri. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/kandidat-10-stadion-piala-dunia-u-20-2021-di-indonesia.jpg)