Harga Bawang Putih Melonjak, Pemerintah Segera Impor 62.000 Ton Bawang Putih dari China dan India
Pemerintah memastikan impor bawang putih sebanyak 62.000 ton dari China dan India akan segera masuk ke Indonesia.
TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA - Pemerintah memastikan impor bawang putih sebanyak 62.000 ton dari China dan India akan segera masuk ke Indonesia.
Sekretaris Jenderal Kementerian Perdagangan Oke Nurwan mengatakan, Surat Perizinan Impor (SPI) bawang putih 62.000 ton tersebut akan segera diterbitkan.
Bawang putih impor ini diharapkan bisa memenuhi kebutuhan pasokan bawang putih di dalam negeri.
"Dalam proses, sudah ini kami proses. Yang baru masuk (usulan impor) dalam proses itu sekitar 62.000 dan akan segera terbit," ujar Oke di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian di Jakarta, Kamis (13/3/2019).
• Meski Diterjang Banjir Lahar, Padma Pesimpangan di Karangasem Tetap Kokoh di Tegah Sungai
• Bali Kehilangan Pendapatan Rp 1 T Per Bulan, 40 Ribu Booking Hotel Dibatalkan
• Ingin Habiskan Hari Valentine bersama Pacar? Cek Dulu Prakiraan Cuaca Hari Ini
Kementerian Pertanian (Kementan) telah menerbitkan rekomendasi impor produk hortikultura (RIPH) untuk komoditas bawang putih.
Total volume bawang putih yang diberikan rekomendasinya sebanyak 103.000 ton.
"(RIPH) 103.000 ton sudah diterbitkan Jumat kemarin," ujar Direktur Jenderal Hortikultura Kementan Prihasto Setyanto, Senin (10/2/2020).
• 3 Warga Bali Dipulangkan dari Natuna Besok, Setelah 14 Hari Jalani Observasi Virus Corona
• Putrinya Jatuh dari Lantai Enam, Karen Pooroe Ungkap Alasan Tak Izinkan Otopsi Mayat Putrinya
• Pria Kediri Diduga Terinfeksi Virus Corona, Demam Tinggi Sepulang dari Korea Selatan
Meski tak merinci berapa banyak perusahaan yang mendapatkan RIPH tersebut, tetapi Prihasto memastikan RIPH yang diberikan tengah diproses di Kementerian Perdagangan untuk mendapatkan persetujuan impor.
Lebih lanjut, Prihasto membeberkan, kebanyakan bawang putih yang akan diimpor berasal dari China.
Dia pun mengatakan, impor bawang putih dari China diizinkan, mengingat dari hasil rapat terbatas yang dilakukan, tidak terdapat penularan virus corona melalui tanaman.
Adapun lebih lanjut Oke menjelaskan izin impor yang baru diterbitkan untuk 62.000 ton bawang putih lantaran saat ini baru sebanyak itu persyaratan impor yang lengkap.
• Reaksi Senator Bali AWK Saat Dilaporkan ke BK DPD, Biarkan Saja, Kita Tak Gentar
• SMAN 1 Mengwi Rayakan Bulan Bahasa Bali dengan Berbagai Lomba Menarik
"Dari 103.000 sudah terbit. Kan yang baru masuk, yang lengkap, yang sudah itu. Sudah kita proses. Kalau lengkap."
"Jadi tergantung merekanya. Begitu lengkap kan sudah kita penuhi. Jadi sekarang yang sudah dinyatakan lengkap kurang lebih 62.000," ujar dia.
Sebelumnya, harga bawang putih mengalami lonjakan.
Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPS), harga bawang putih sampai Senin (10/2/2020) sudah mencapai Rp 55.300 per kg.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/harga-bawang-putih-mulai-melambung-di-pasar-galiran-klungkung.jpg)