10 Desa di Jembrana Diganjar Piagam Atas Serapan Dana Desa
10 Desa Dinas di Jembrana, Bali diganjar piagam penghargaan, terkait dengan serapan dana desa yang hampir 100 persen terserap.
Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Artha menegaskan, bahwa ketika sudah kebgser dari kursi orang nomor 1 di Jembrana, maka pemimpin selanjutnya tetap mesti menitik beratkan pembangunan pada skala prioritas.
Mengacu pada visi dan misi yang telah ditetapkan, disusun enam skala prioritas pembangunan.
Meliputi bidang pangan sandang papan, bidang kesehatan dan pendidikan, bidang adat agama dan budaya, bidang tenaga kerja dan jaminan sosial, bidang pariwisata serta bidang tata kelola pemerintahan yang baik.
"Jadi skala prioritas sesuai dengan Visi dan misi pembangunan Jembrana tetap dilakukan," ujarnya.
Terpisah, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Jembrana, Gede Sujana, mengatakan, rencana pencairan dana 2020 nantinya akan dilakukan dalam dua termin.
Termin pertama memang rencananya 60 persen.
Sedangkan sisanya akan dilakukan pada tahap kedua. Diakuinya bahwa ada yang berbeda di tahun 2020.
Biasanya, pencairan dana desa itu dilakukan dengan tiga tahap.
“Karena di awal 60 persen, jadi pencarian Dana Desa nanti, hanya melalui dua tahap. Begitu informasi dari KPPN (Kantor Pelayanan Pembendaharaan Negara) Singaraja," katanya beberapa waktu lalu.
Dijelaskannya, pencarian Dana Desa melalui tiga tahap, itu biasanya pada tahap I periode bulan Januari-April sebesar 20 persen.
Kemudian, tahap II periode bulan Mei-Agustus sebesar 40 persen. Dan tahap III September-Desember 40 persen.
"KPPN Singaraja memberikan Award tahun 2019 ke Dinas PMD Jembrana. Dimana kami dinilai atas kinerja penyaluran dan realiasi Dana Desa yang sangat baik di tahun 2019," imbuhnya. (*).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/peresmian-bangunan-baru-rsu-negara.jpg)