Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

10 Desa di Jembrana Diganjar Piagam Atas Serapan Dana Desa

10 Desa Dinas di Jembrana, Bali diganjar piagam penghargaan, terkait dengan serapan dana desa yang hampir 100 persen terserap.

Tayang:
Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Humas Pemkab Jembrana
Bupati Jembrana I Putu Artha didampingi Wakil Bupati Kembang Hartawan dan Direktur RSU Negara I Gusti Bagus Ketut Oka Parwata, saat meninjau bangunan baru RSU Negara. 

TRIBUN-BALI.COM, NEGARA - 10 Desa Dinas di Jembrana, Bali diganjar piagam penghargaan.

Itu terkait dengan serapan dana desa yang hampir 100 persen terserap.

Piagam penghargaan ini diganjar dalam peringatan Hari Ulang Tahun ke 4 periode ke 2 pemerintahan Bupati I Putu Artha dan Wakil Bupati Jembrana Made Kembang Hartawan (Artha-Kembang).

Piagam penghargaan ini diberikan atas capaian Desa terkait tata kelola dana desa tahun 2019.

Suami Bunga Citra Lestari Meninggal Dunia, Ashraf Sinclair Alami Serangan Jantung

Punya Tenaga dan Regulasi, Bangli Masih Minta Bantuan Buleleng Untuk Tera Ulang

Ramalan Zodiak 18 Februari 2020, Aries Akan Dapat Kejutan, Libra Harus Waspada Penuh Hari Ini

Piagam penghargaan dari Bupati diserahkan ke Perbekel yang sukses merealisasikan dana desa hingga 100 persen.

Diantaranya Perbekel Desa Medewi, Pengeragoan, Manggisari, Mendoyo Dangin Tukad, Batuagung, Perancak, Nusasari, Manistutu, Tuwed dan Desa Tukadaya.

Data yang dihimpun, total alokasi Dana Desa 2019 sebesar Rp 49.043.178.000.

Dan sudah teraliasi mencapai Rp ‪46.186.001.702‬ atau sebesar 94,17 persen. Dari total Rp ‪46.186.001.702‬ yang sudah teraliasi per bulan November 2019 lalu, itu penggunannya lebih banyak untuk pembangunan, dengan total anggaran sebesar Rp ‪37.229.919.186‬.

Sedangkan untuk pemberdayaan, adalah sebesar Rp ‪8.956.082.516‬.

Bupati I Putu Artha mengatakan, ia mengapresiasi dengan capaian Perbekel yang dapat menyerap anggaran hingga 100 persen.

Ia juga menyampaikan terimakasih kepada seluruh lapisan dan komponen masyarakat yang mendukung pemerintahan desa.

Dan juga pemerintahannya, yang diikuti dengan partisipasi warga yang ikut bersama dalam memperingati HUT ke 4 kepemimpinan Bupati Artha-Kembang.

"Peringatan bukan sebatas seremoni bahkan hura-hura, tapi sebagai evaluasi capaian serta dukungan masukan untuk penyempurnaan program kedepan," ucapnya, Senin (17/2/2020).

Artha menyebut, apresiasi juga diberikan KPPN Singaraja kepada PMD Jembrana atas penilaian kinerja OPD sangat baik dalam pengawalan penyaluran dana desa.

Jembrana meraih rangking 9 tingkat nasional dan peringkat 1 Provinsi Bali. Ia juga, turut mengapresiasi pengusaha atas partisipasinya dengan taat membayar pajak, yang diberikan kepada pihak Hotel Puri Dajuma Pekutatan.

Artha menegaskan, bahwa ketika sudah kebgser dari kursi orang nomor 1 di Jembrana, maka pemimpin selanjutnya tetap mesti menitik beratkan pembangunan pada skala prioritas.

Mengacu pada visi dan misi yang telah ditetapkan, disusun enam skala prioritas pembangunan.

Meliputi bidang pangan sandang papan, bidang kesehatan dan pendidikan, bidang adat agama dan budaya, bidang tenaga kerja dan jaminan sosial, bidang pariwisata serta bidang tata kelola pemerintahan yang baik.

"Jadi skala prioritas sesuai dengan Visi dan misi pembangunan Jembrana tetap dilakukan," ujarnya.

Terpisah, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Jembrana, Gede Sujana, mengatakan, rencana pencairan dana 2020 nantinya akan dilakukan dalam dua termin.

Termin pertama memang rencananya 60 persen.

Sedangkan sisanya akan dilakukan pada tahap kedua. Diakuinya bahwa ada yang berbeda di tahun 2020.

Biasanya, pencairan dana desa itu dilakukan dengan tiga tahap.

“Karena di awal 60 persen, jadi pencarian Dana Desa nanti, hanya melalui dua tahap. Begitu informasi dari KPPN (Kantor Pelayanan Pembendaharaan Negara) Singaraja," katanya beberapa waktu lalu.

Dijelaskannya, pencarian Dana Desa melalui tiga tahap, itu biasanya pada tahap I periode bulan Januari-April sebesar 20 persen.

Kemudian, tahap II periode bulan Mei-Agustus sebesar 40 persen. Dan tahap III September-Desember 40 persen.

"KPPN Singaraja memberikan Award tahun 2019 ke Dinas PMD Jembrana. Dimana kami dinilai atas kinerja penyaluran dan realiasi Dana Desa yang sangat baik di tahun 2019," imbuhnya. (*).

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved